PT KAI DIVRE IV TANJUNG KARANG

Tips Aman Lewat di Perlintasan Kereta Api

Tips aman bagi para pengendara yang hendak melintasi rel kereta api terutama yang tanpa palang pintu, demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,

Tips Aman Lewat di Perlintasan Kereta Api
TRIBUN LAMPUNG/Eka Ahmad Solichin
Para pengendara sepeda motor tampak menunggu kereta yang melintas, di pintu perlintasan kereta api di Kampung Baru, Kedaton, Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Untuk mengurangi angka kecelakaan ada beberapa tips aman bagi para pengendara yang hendak melintasi rel kereta api terutama yang tanpa palang pintu, diantaranya ialah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya jangan melintasi rel kereta dengan terburu-buru.

 Bagi pengendara mobil sebaiknya membuka kaca jendela kanan dan kiri untuk melihat sekeliling perlintasan, sebaiknya berhenti 30 meter sebelum perlintasan dan jangan berjalan jika sudah ada sirine berbunyi walauun anda diklakson dari belakang.

 Jika ada mobil lain yang sedang melintas, jangan langsung membuntutinya di belakang, tunggu sampai mobil itu menyeberang. Hal tersebut bertujuan jika mobil di depan mengalami gangguan tidak banyak mobil yang terjebak dan masih ada space untuk membantu mobil yang bermasalah tersebut.

 Usahakan mesin tetap berputar normal, jangan sampai stall karena jika mobil sampai mengalami gangguan akan sangat berbahaya. Usahakan saat melintas di rel kereta api gunakan gigi persenelng yang tepat atau paling rendah.

 Untuk motor jangan jalan menyilang, tetap saja lurus walaupun akan merasakan jalan yang tidak enak. Karena jika jalan menyilang ada kemungkinan ban tersebut tersangkut di dua rel, apalagi untuk ukuran velg kecil di bawah 16 inci.

 Perjalanan kereta api memang kompleks dan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. Diperlukan pemahaman akan berbagai aturan yang mengacu pada keselamatan perjalanan KA khususnya di pelintasan sebidang.

 Keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan lalu lintas jalan umum merupakan tanggung jawab bersama. Tidak memberatkan hanya ke satu pihak saja, dengan adanya pemahaman dan kesadaran oleh seluruh pihak akan tanggung jawab yang diembannya, maka keselamatan yang diharapkan niscaya dapat diwujudkan. Kecelakaan di perlintasan rel kereta api hampir semuanya berakhir dengan korban jiwa, selalu waspada dan berdoa sebelum berangkat menggunakan kendaraan bermotor.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved