Breaking News:

EVP PT.KAI Divre IV Tanjung Karang Pimpin Jalan Kaki Telusuri Jalur Kereta Api Tj.Karang-Garuntang

Kegiatan jalan kaki menelusuri jalur kereta api antara Stasiun Tanjung Karang - Stasiun Garuntang pada malam hari PT.KAI Divre IV Tanjung Karang.

Istimewa
Executive Vice President PT.KAI Divre IV Tanjung Karang pimpin langsung kegiatan jalan kaki menelusuri jalur kereta api. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG — Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang, Sulthon Hasanudin, pimpin langsung kegiatan berjalan kaki menelusuri jalur kereta api antara Stasiun Tanjung Karang - Stasiun Garuntang pada malam hari.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 60 personil yang terdiri dari jajaran managemet dan tim operasional KAI, dimulai dengan arahan EVP PT KAI Divre IV di halaman stasiun Tanjung Karang dilanjut berjalan menyusuri jalur rel menuju stasiun Garuntang, Selasa (13/8/2019).

Kegiatan jalan kaki menelusuri jalur kereta api antara Stasiun Tanjung Karang - Stasiun Garuntang pada malam hari PT.KAI Divre IV Tanjung Karang.
Kegiatan jalan kaki menelusuri jalur kereta api antara Stasiun Tanjung Karang - Stasiun Garuntang pada malam hari PT.KAI Divre IV Tanjung Karang. (Istimewa)

EVP PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sulthon Hasanudin mengatakan, kegiatan dilakukan malam hari karena pertama ingin mengetahui atau mengecek kondisi lokomotif, kedua juga ingin tahu situasi rel dimalam hari.

Tetapi fokus kegiatan ini ialah memberi untuk semangat kepada petugas di lintas, termasuk bertemu dengan Petugas Penilik Jalan (PPJ). Harapannya dengan melihat para pejabat KAI yang berjalan kaki, mereka itu tidak merasa sendirian.

"Jadi kalau jajaran manajemennya saja mau jalan malam hari, maka petugas di lintas lebih tergugah semangatnya" ujar Sulthon.

Ia menambahkan, saat penelusuran di malam hari ini, tim menemukan banyaknya sampah warga yang dibuang di kanan kiri jalur kereta api, hal itu dapat mengganggu kelancaran perjalanan kereta api.

Banyaknya sampah yang ada di jalur kereta api sebenarnya sudah lama terjadi, dan KAI juga sudah melakukan sosialisasi dan menghimbau warga untuk tidak membuang sampah disekitar rel, namun hingga saat ini masih ada saja warga yang membandel.

"Lah ini memang kita lagi carikan solusinya, kita harus berbicara dengan pak lurah, atau RT, apakah mereka butuh tempat pembuangan sampah atau gimana, kalau memang butuh ya bisa kita bantu. Saya lihat ada juga restoran yang membuang sampah langsung ke rel, ini dilakukan tidak bisa sendirian, harus bersama pemda setempat, ini sebenarnya persoalan sudah lama, sering kita sosialisasikan tapi kembali lagi, kembali lagi, dan memang kami agak mengalami kesulitan, ini karena memang budaya yang sudah terlalu lama" pungkasnya.

Sementara itu, Deputy EVP PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Beni Herbimawan, yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan malam ini cukup bagus, karena bisa lihat situasi, kondisi track dimalam hari.

Pada kesempatan yang sama, Manager Humas Sapto Hartoyo mengatakan, jalan kaki telusuri jalur kereta api dari stasiun ke stasiun memang rutinitas pejabat KAI untuk mengetahui langsung kondisi jalur rel guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan jalan kaki juga, para pejabat KAI bisa bertemu dan ngobrol langsung dengan para pekerja yang tengah melakukan tugasnya, seperti penjaga perlintasan, atau para pekerja perbaikan jalan kereta api yang dijumpai.

Untuk kegiatan jalan kaki malam hari ini, KAI Divre IV juga memberikan bingkisan kepada sejumlah pegawai penjaga perlintasan kereta api yang tengah bertugas.(*)

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved