Perjalanan ke Tiongkok

Motor Listrik Penguasa Jalan di Tiongkok

Di Beijing, Taiyuan, Qixian, hingga kota tua Pingyao, jalan-jalan dipenuhi sepeda listrik dan motor listrik.

Penulis: Andi Asmadi | Editor: Heribertus Sulis
tribun lampung / andi asmadi
PENGUASA JALAN - Dua pengendara motor listrik melintas di jalan di Kota Tua Pingyao, Provinsi Shanxi, Rabu (14/8). 

Ada kakek tua tanpa baju terlihat menikmati perjalanannya dengan kendaraan yang sama.

Motor listrik telah jadi kendaraan semiliar umat di Tiongkok. 

Polisi, PNS, hingga pedagang kaki lima menggunakannya. Motor mesin? Masih ada, tapi tinggal satu dua. 

Itulah pemandangan sehari-hari Tiongkok saat ini. Kendaraan antipolusi ini mengalami booming sejak 10 tahun lalu dan terus berkembang hingga sekarang.

Di Lampung, pengguna motor listrik, bahkan sepeda listrik, masih sangat rendah. 

Padahal, produsen sepeda listrik ini beberapa tahun lalu pernah gencar mempromosikan produknya di Lampung.

Kenapa? Bisa jadi karena tingkat penerimaan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk ini masih rendah. 

Pemerintah pun belum mengeluarkan beleid untuk memassifkan penggunaan motor listrik.

Hal lain, kontur jalan di Bandar Lampung misalnya, yang di beberapa tempat naik turun tajam, akan menyulitkan pengguna sepeda listrik atau motor listrik, yang harus diakui, tenaganya masih payah.

Masalah Baru

Tiongkok telah berkembang menjadi negara pengguna motor listrik terbesar di dunia dengan mengalahkan Amerika.   

Perkembangannya luar biasa. Pada 2010 masih tercatat 16,2 juta unit, dan pada 2014 membiak jadi 29,4 juta unit. 

Pada 2020, diperkirakan tersapat 223 juta motor listrik akan beroperasi di Tiongkok, jumlah itu separo dari jumlah motor listrik dunia.

Meski demikian, tak berarti masalah baru tidak muncul. Banyaknya pengguna motor listrik di jalan-jalan menjadi problem lalulintas tersendiri. 

Sebagian besar pengendara tidak memiliki SIM (karena memang tidak dipersyaratkan) dan motor tidak perlu diregistrasi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved