Perjalanan ke Tiongkok

Motor Listrik Penguasa Jalan di Tiongkok

Di Beijing, Taiyuan, Qixian, hingga kota tua Pingyao, jalan-jalan dipenuhi sepeda listrik dan motor listrik.

Penulis: Andi Asmadi | Editor: Heribertus Sulis
tribun lampung / andi asmadi
PENGUASA JALAN - Dua pengendara motor listrik melintas di jalan di Kota Tua Pingyao, Provinsi Shanxi, Rabu (14/8). 

Seperti yang terpantau dalam perjalanan rombongan pemred di beberapa kota, banyak pengguna motor listrik parkir sembarangan. 

Di jalan, mereka seenaknya mengambil jalur jalan untuk mobil atau kendaraan lain. Meskipun batas kecepatannya maksimal 20 kilometer per jam.

Motor listrik kini dituding pula sebagai pemicu tingginya kecelakaan lalu lintas. 

Bahkan juga dituding pemicu kebakaran akibat baterai meledak saat pengecasan.

Pertanyaan yang banyak mengemuka, mengapa Tiongkok begitu bersemangat meningkatkan penggunaan motor listrik dan juga mobil listrik?

Asal tahu saja, polusi udara Tiongkok adalah yang tertinggi di dunia, terutama di kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai. 

Ambil contoh Beijing. Tingkat polusi udara di kota ini pernah mencapai 300 mikrogram per kubik. 

Padahal, batas aman polusi udara sesuai standar World Health Organization (WHO) adalah 25 mikrogram per kubik.

Mengapa polusi di Tiongkok begitu tinggi? 

Antara lain karena penggunaan batu bara yang tinggi dan jumlah kendaraan yang juga sangat tinggi. 

Data per Juni 2018, jumlah kendaraan bermotor di Tiongkok sekitar 319 juta unit.

Dan, polusi udara tentu saja sangat berkait dengan kesehatan. 

Penelitian 2015 menyebutkan, polusi udara berkontribusi atas kematian penduduk Tiongkok 4.400 orang per hari.

Bukan cuma soal kesehatan, polusi di suatu negara juga sangat berpengaruh pada tingkat kebahagiaan masyarakatnya. 

Seperti ditulis Siqi Zheng, dosen Massachusetts Institute of Technology (MIT): “Tingkat polusi udara yang tinggi menurunkan kebahagiaan warga Tiongkok."

Zeng mengatakan, jika polusi tinggi, maka tingkat kebahagiaan masyarakatnya rendah. (tribunlampung.co.id / andi asmadi)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved