Tribun Lampung Utara

473 Napi di Lampung Utara Dapat Remisi HUT ke-74 RI

473 Napi Lapas Klas II A dan Rutan Kelas II B Kotabumi Kabupaten Lampung Utara mendapat remisi pada HUT ke-74 RI

473 Napi di Lampung Utara Dapat Remisi HUT ke-74 RI
ISTIMEWA
Pemberian remisi di Lapas dan Rutan Kotabumi Lampung Utara pada peringatah HUT ke-74 RI 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA – Sebanyak 473 Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kotabumi Kabupaten Lampung Utara mendapatkan Remisi Umum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI .

Dari jumlah 473 napi yang menerima remisi atau pengurangan hukuman, sebanyak 8 napi dinyatakan bebas.

Pemberian remisi umum ini dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kotabumi Kabupaten Lampung Utara pada Sabtu (17/8/2019).

Kepala Lapas Kelas II A Kotabumi, Tetra Destorie, mengatakan bahwa pemberian remisi umum tersebut berdasarakan Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI nomor PAS-984.PK.01.01.02 Tahun 2019 tentang pemberian remisi umum kepada narapidana.

“ Dari 8 narapidana yang dibebaskan ini 5 berasal dari Lapas dan 3 dari Rutan Kotabumi,” jelas Kepala Lapas Kelas II A Kotabumi, Tetra Destorie. Minggu 18 Agustus 2019.

Dijelaskan Tetra, pemasyarakatan merupakan bagian akhir dari sistem peradilan pidana yang salah satu tugasnya adalah untuk memastikan tujuan dari pemidanaan itu bisa berjalan dengan baik.

Pemasyarakatan juga, terang dia mengandung filosofi reintegrasi sosial, dimana melalui reintegrasi tersebut pihaknya berusaha memulihkan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan para narapidana dan harus menebus kesalahan yang dilakukan sebelumnya.

“ Pemasyarakatan berusaha memastikan para napi untuk merubah perilakunya, di dalam Lapas dan Rutan kami mengadakan berbagai macam kegiatan pembinaan , pembinaan utama adalah pembinaan kepribadian mental rohani juga pembinaan kemandirian,” ujar Tetra.

Program – program pembinaan itu tentunya berkat 3 pilar kemasyarakatan yaitu, petugas, warga binaan (Napi.red) dan juga masyarakat serta stakeholder baik pemerintah daerah ataupun mitra kerja Lapas.

Tanpa bantuan dari masyarakat dan pemerintah daerah tentunya Lapas dan Rutan tidak bisa berbuat banyak.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved