Tribun Lampung Utara

250 Warga Kurang Mampu Ikut Baksos PT KAI di Blambangan Umpu

Sebanyak 250 warga kurang mampu mengikuti bakti Sosial Pengobatan Gratis yang diselenggarakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

250 Warga Kurang Mampu Ikut Baksos PT KAI di Blambangan Umpu
Tribunlampung.co.id/Anung
Bakso PT KAI di Blambangan Umpu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Sebanyak 250 warga kurang mampu mengikuti bakti Sosial Pengobatan Gratis yang diselenggarakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), ‎di Stasiun KA Blambangan Umpu, Rabu 21 Agustus 2019

Sekda Waykanan, Saipul mengatakan Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Way Kanan sangat mengapresiasi pelaksanaan Pengobatan Gratis yang diadakan oleh PT KAI terhadap jalur yang dilalui khususnya diadakan di Stasiun Blambangan Umpu.

Hal ini menunjukan kepedualian PT KAI terhadap masyarakat disekelilingnya untuk berbuat, sebagai keterkaitan antara kereta api dan masyarakat.

Berbagai program penanggulangan kemiskinan telah diluncurkan baik oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun kabupaten bahkan oleh pihak ketiga seperti swasta melaui Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan kelompok-kelompok peduli lainnya.

Kegiatan-kegiatan bhakti sosial seperti yang diadakan oleh PT. KAI ini perlu digalakan, mengingat masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan uluran tangan untuk meringankan beban hidup.

Warga Curiga Mobil Bergoyang, Isinya Sepasang Kekasih Berhubungan Badan

Khusus bantuan dari perusahaan terhadap masyarakat disekelilingnya sangat diperlukan bagi kedua belah pihak. Disatu sisi perusahaan berada ditengah-tengah masyarakat tentu memerlukan dukungan dari masyarakat. "tentunya masyarakat terbantu dengan bakti sosial ini," katanya.

Beberapa alasan penting mengapa kalangan dunia usaha harus memperhatikan masyarakt disekelilingnya agar sejalan dengan jaminan keberlanjutan operasional perusahaan, karena perusahaan adalah bagian dari masyarakat dan oleh karenanya wajar bila perusahaan memperhatikan kepentingan masyarakat.

Kalangan bisnis dan masyarakat sebaiknya memiliki hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme. Untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Wajar bila perusahaan dituntut untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, sehingga bisa tercipta harmonisasi hubungan bahkan pendongkrakan citra dan performa perusahaan.

"Saya berharap program Bhakti Sosial ini dapat diberikan lagi kepada masyarakat dimasa mendatang, baik itu bantuan serupa maupun bentuk kepedulian lainnya.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved