Kompas Gramedia Lampung Award 2019
12 Pemda Se-Lampung Adu Program Inovatif Prorakyat
Sebanyak 12 pemerintah daerah (pemda) di Lampung beradu program inovatif prorakyat untuk penganugerahan Kompas Gramedia Lampung Award 2019.
Selanjutnya Pemkab Pesawaran di bawah kepemimpinan Dendi Ramadhona mengajukan satu program, yakni Gadis.
Gadis merupakan singkatan dari Gerakan Desa Ikut Sejahtera.
Dalam gerakan Gadis ini, setiap daerah mendapat bantuan Rp 100 juta per tahun dengan membuat program ekonomi kreatif.
Outcome-nya adalah meningkatnya pendapatan asli desa.
Penampil keempat dari Pemkab Pesisir Barat.
Pesbar memaparkan program "Wisata Berskala Nasional".
Kabupatan yang dipimpin oleh Agus Istiqlal ini di antaranya mengunggulkan pariwsiata di Pantai Tanjung Setia yang setiap tahun menjadi tempat lomba surfing internasional.
Selanjutnya, Pemkab Tulangbawang Barat di bawah kepemimpinan Umar Ahmad juga memaparkan dua program unggulannya, yakni Maju dan Sejahtera (Mantra) dan Pengajar Cerdas.
Dengan Program Mantra, Tubaba yang sudah menggandeng Bank BNI, Bank Lampung, dan bank syariah, akan menyalurkan bantuan ke 13.250 KK rumah tangga sasaran (RTS) di 9 kecamatan.
Program Pengajar Cerdas Tubaba telah menyeleksi para tenaga pengajar dari seluruh universitas yang ada di Indonesia.
Dengan Pengajar Cerdas digagas untuk mengajarkan Kebhinekaan kepada anak-anak Safari Cerdas yang ada di Tubaba.
Presentasi selanjutnya disampaikan perwakilan Pemprov Lampung.
Humas Pemprov Lampung mempresentasikan program Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang dikenal Lampung Berjaya.
Salah satu terobosan yang dilakukan Gubernur Arinal yakni menghadirkan Kartu Petani Berjaya. Kartu tersebut akan di-launching Agustus ini di tiga pemda.
Program inovatif prorakyat lainnya yang disampaikan yakni Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Keliling di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ketua-kompas-gramedia-sumatera-bagian-selatan-hadi-prayogo.jpg)