Seminar Kebangsaan SMAN 2 Bandar Lampung, Polo-Tessy: Jangan Coba-coba Narkoba

Tawa peserta pecah saat Kabul Basuki (Tessy), Baratha Nugraha (Polo), dan Supangat (Bagong) melucu di sela-sela berbagi pengalaman pahit soal narkoba.

Seminar Kebangsaan SMAN 2 Bandar Lampung, Polo-Tessy: Jangan Coba-coba Narkoba
Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin
SEMINAR KEBANGSAAN - Dandim 0410 Kota Bandar Lampung Letkol Inf Romas Herlandes menjadi narasumber Seminar Penguatan Pendidikan Karakter Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Cinta Tanah Air, dan Bahaya Narkoba gelaran SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Kamis (29/8/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tawa peserta pecah saat Kabul Basuki (Tessy), Baratha Nugraha (Polo), dan Supangat (Bagong) melucu di sela-sela berbagi pengalaman pahit soal narkoba. Tessy dan Polo khususnya mengajak generasi muda tak mengikuti jejak mereka bermain-main dengan narkoba.

Tessy, Polo, dan bagong hadir dalam Seminar Penguatan Pendidikan Karakter Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Cinta Tanah Air, dan Bahaya Narkoba yang digelar SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Kamis (29/8/2019). Acara bertempat di Gedung Serbaguna SMAN 2, Jalan Amir Hamzah Nomor 1, Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung.

Tessy, Polo, dan Bagong bagian dari pengurus DPP Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN). Hadir juga pengurus DPP GPAN lainnya, seperti Yuli Muhammad, Audielia Sabrina, dan Irjen Pol Idris.

Polo yang dua kali terjerumus narkoba menyebut fokus adalah kunci utama dari kesuksesan. Siapa yang tidak fokus, kata dia, pasti akan gagal.

"Ya Om Polo dulu jatuh. Tidak fokus dalam bekerja, akhirnya jatuh gara-gara narkoba," ucapnya di hadapan ratusan siswa-siswi yang mengikuti seminar.

Tak peduli pejabat, pengusaha, termasuk pelajar, menurut Polo, akan gagal apabila tidak fokus.

"Misal, ada yang hamil duluan (sebelum menikah), tidak lulus, dan lainnya," ujar Polo. "Saya yakin semua di sini sukses dengan fokus. Kalau fokus, tidak akan jatuh."

Karena saat ini era milenial, Polo menjelaskan, orang yang memakai narkoba justru tidak keren. Malah yang sudah pasti, bakal melarat dan terkena hukuman.

"Saya doakan anak-anak di sini, semua, tidak terjerumus seperti kedua orang ini (Tessy dan Polo)," timpal Bagong diiringi tawa peserta seminar.

"Memang Om Polo dua kali (terjerumus narkoba). Tapi Om Tessy malah mau bunuh diri," sambung Polo.

Halaman
123
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: yoso
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved