Tribun Lampung Utara

Hari Pertama Operasi Patuh Krakatau 2019, Satlantas Polres Lampung Utara Tilang 234 Pelanggar

Hari pertama Operasi Patuh Krakatau 2019, jajaran Satuan Lantas Polres Lampung Utara berhasil menjaring 234 pelanggar lalu lintas.

Hari Pertama Operasi Patuh Krakatau 2019, Satlantas Polres Lampung Utara Tilang 234 Pelanggar
TribunLampung/Anung Bayuardi
Hari Pertama Operasi Patuh Krakatau 2019, Satlantas Polres Lampung Utara Tilang 234 Pelanggar 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI – Hari pertama Operasi Patuh Krakatau 2019, jajaran Satuan Lantas Polres Lampung Utara berhasil menjaring 234 pelanggar lalu lintas.

Kasatlantas Polres Lampung Utara AKP M Yani Endang mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono mengatakan, beberapa pelanggaran yang terlihat dengan kasat mata di antaranya pengendara maupun yang diboncengnya tidak menggunakan helm.

Lalu ada pengendara yang melebihi batas kecepatan serta hal lainnya yang menyebabkan kemacetan atau kecelakaan lalu lintas.

Pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 Hari Pertama, 295 Pelanggar Terjaring Razia Polresta Balam

"Hari ini kita menggelar Operasi Patuh di dua titik dan ada 234 pelanggaran yang ditilang dengan barang bukti berupa STNK sebanyak 134 buah, SIM sebanyak 93 buah, dan kendaraan roda dua sebanyak 7 unit,” kata M Yani, Jumat 30 Agustus 2019.

Lanjut Kasat, Operasi Patuh Krakatau 2019 akan dilaksanakan dari tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019 mendatang.

Dalam satu hari, Operasi Patuh di wilayah hukum Polres Lampung Utara akan dilakukan dua kali.

"Untuk lokasi yang dijadikan sasaran, bisa saja tetap di satu titik ataupun bergerak ke titik lain yang rawan laka lantas,” kata Yani.

Adapun sasaran dari operasi Patuh Krakatau 2019 diantaranya pengendara motor yang tidak menggunakan helm standar SNI, pengendara roda empat yang tidak menggunakan safety belt, pengendara yang melebihi batas kecepatan, dn mengemudi kendaraan dalam keadaan pengaruh alkohol.

Kemudian pengendara di bawah umur, menggunakan HP saat mengemudi kendaraan, melawan arus dan menggunakan lampu rotator yang bukan peruntukannya.

(tribunlampung.co.id/anung bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved