Diduga Mau Bunuh Diri, Pria Nekat Loncat dari Jalan Layang Setinggi 10 Meter di Bandar Lampung
Seorang pria nekat meloncat dari jalan layang atau flyover di Bandar Lampung, Jumat (30/8/2019).
AF melalukan hal yang nekat itu lantaran depresi dengan apa yang menimpanya.
Saat ini kasus yang menimpa AF tengah dalam penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok.
Dicekoki narkoba dan diancam
AF mengaku setiap malam dirinya dicekoki narkoba oleh laki-laki itu.
Apabila tidak mengikuti apa yang Sobar mau, ia kerap dipukul menggunakan tali pinggang.
Bahkan, ia juga mengancam akan mencelakakan ibu dari AF yang saat ini tidak diketahui keberadaanya.
Ia mengaku sangat takut apabila mamanya celaka kalau ia tak mau mengikuti Sobar.
Sebab hanya ibu, abang, dan adiknya yang sekarang dia punya.
"Sobar tahu kelemahan saya, dia tahu kalau saya sayang banget sama mama saya. Makanya mama saya selalu dijadikan alat bagi dia untuk mengancam saya," ucap AF.
AF mengaku, dirinya juga kerap diminta untuk menjualkan narkoba oleh Sobar.
Narkoba itu diambilnya dari Pasar Rebo untuk diberikan ke pelanggan yang diarahkan oleh Sobar.
Kemudian, uang hasil jual sabu itu diberikan kepada Sobar. AF terpaksa melakukan hal itu lantaran dipaksa.
Baca juga: Diperkosa dan Kerap Dicekoki Narkoba, Remaja 17 Tahun Loncat dari JPO di Terminal Depok.
Karena semua yang terjadi kepada AF saat ini menyebabkan dirinya trauma berat.
"Saya takut sama laki-laki bejat itu. Saya takut dipukul saya takut berhubungan dengan narkoba lagi," ujar AF sambil meneteskan air mata saat berbincang dengan Kompas.com.
AF mengaku khawatir dengan kondisi ibunya yang saat ini menurut dia dalam masalah besar. Sebab dirinya tak melayani Sobar saat ini.
• Driver Ojol Cabul, Wanita Penumpang Ojek Online Loncat dari Motor
Menurut AF, sejak ia dititipkan ke Sobar, ia tak pernah bertemu dengan ibunya lagi.
Bahkan, untuk menghubungi ibunya pun ia tak bisa lantaran tak memiliki ponsel.
"Saya sangat berharap Sobar itu kuncinya untuk ditangkap, biar terungkap apa aja kelakukan dia," tuturnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)