Seusai Cabuli Gadis 12 Tahun, Ayah Tiri Pilih Tinggal di Kebun Singkong Lampung Utara

Seorang gadis berusia 12 tahun dicabuli ayah tirinya. Pelaku yang berusia 35 tahun memilih tinggal di kebun singkong.

Seusai Cabuli Gadis 12 Tahun, Ayah Tiri Pilih Tinggal di Kebun Singkong Lampung Utara
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan. Seusai Cabuli Gadis 12 Tahun, Ayah Tiri Pilih Tinggal di Kebun Singkong Lampung Utara. 

Tersangka berinisial AH (35).

Ia nekat mencabuli bocah perempuan berinisial YA.

AH melancarkan aksinya dengan berjanji menikahi YA.

AH memperdaya korban dengan modus nikah gaib.

Setelah melancarkan modus nikah gaib, pelaku mencabuli korban berulang kali dalam sebulan.

YA kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Satu bulan sebelumnya, orangtua korban mengantar anak mereka ke pondok pesantren yang dikelola AH.

AH pun dilaporkan ke polisi dengan nomor LP/B-574/VIII/2019/Polda Lampung/Res Pesawaran tanggal 8 Agustus 2019.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 81 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang.

Dicabuli Calon Ayah Tiri

Sebelumnya, nasib nahas menimpa siswi SD kelas IV di Manado, Sulawesi Utara.

Gadis berusia 11 tahun tersebut dicabuli calon ayah tirinya.

Peristiwa siswi SD dicabuli calon ayah tirinya terjadi di sebuah rumah indekos Kecamatan Malalayang, Manado.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (14/2/2019) sekitar pukul 10.00 Wita.

Namun, peristiwa itu baru dilaporkan ke pihak kepolisian pada Minggu (17/2/2019) siang.

Tersangka merupakan pacar ibu korban berinisial NM (53).

Menurut pengakuan korban, tersangka sudah dua kali melakukan pencabulan terhadap korban pada Februari 2019.

"Peristiwa itu terjadi saat ibu korban keluar rumah indekos," kata Kapolsek Malalayang Kompol Ellia Maramis, saat menjelaskan kasus siswi SD dicabuli calon ayah tirinya ke wartawan tribunmanado.co.id.

"Di situ, tersangka memanggil korban masuk ke dalam kamar, dan menyetubuhi korban yang masih di bawah umur," kata Ellia Maramis menambahkan.

Meski belum menikah, menurut Ellia, tersangka dan ibu korban tinggal bersama di satu indekos.

"Mereka kumpul kebo di salah satu kos-kosan yang berada di Kecamatan Malalayang," terangnya.

Siswi SD Dicabuli Ayah Tiri Selama 2 Tahun Sejak Kelas IV, Pelaku Selalu Janji Belikan Baju Baru

Mendapatkan laporan tersebut, anggota Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Malalayang, langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Alhasil, tersangka yang bekerja sebagai petani itu berhasil ditangkap.

Tersangka diamankan saat berada di depan satu kios di kompleks Tugu Boboca Malalayang.

"Sudah dijebloskan dalam sel tahanan dan pasti diproses lanjut," tegas mantan Kasat Narkoba Polresta Manado itu. (tribunlampung.co.id/anung bayuardi)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved