Off Bid Usai, Driver Gojek Bakal Gelar Aksi Lanjutan
Dalam aksi tersebut, kata Iif, driver Gojek menolak pemotongan bonus sebesar 50 persen yang dilakukan secara sepihak.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
"Hal ini sungguh tidak masuk akal. Bagaimana bisa perusahaan besar yang asetnya ratusan triliun bisa mengambil keputusan memotong bonus dengan alasan biaya promosi," bebernya.
• Bos Taksi Malaysia yang Tolak Gojek & Sebut Indonesia Miskin Akhirnya Minta Maaf
• Gojek Tak Sepenuhnya Milik Indonesia, Ini Daftar Pemilik Saham Asing Gojek
Iif menuturkan, sebagai mitra, pengendara ojek online juga berhak hidup sejahtera.
"Kami lebih berhak disejahterakan dibandingkan bos pabrik yang surat-surat dinasnya kami kirimkan. Kami menolak kebijakan ini. Karena bonus adalah bagian dari kesejahteraan kami mitra Gojek. Memotong bonus sama saja dengan memotong kesejahteraan mitra Gojek," tandasnya.
Hingga saat ini, Tribunlampung.co.id belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Gojek. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)