Tak Mampu Beli Susu, Bayi Diberi Minum Kopi Setiap Hari, Begini Kondisinya Beberapa Bulan Kemudian

Tak Mampu Beli Susu, Bayi Diberi Minum Kopi Setiap Hari, Begini Kondisinya Beberapa Bulan Kemudian

Tak Mampu Beli Susu, Bayi Diberi Minum Kopi Setiap Hari, Begini Kondisinya Beberapa Bulan Kemudian
(Kompas.com/ Junaedi)
Tak Mampu Beli Susu, Bayi Diberi Minum Kopi Setiap Hari, Begini Kondisinya Beberapa Bulan Kemudian 

Terpaksa setiap hari hanya diberi dot berisi kopi.

Bahkan ia tak bisa tidur kalau tidak minum kopi. Biasa merengek minta kopi sebelum tidur,” jelas Anita saat ditemui wartawan di rumahnya, Sabtu (14/9/2019).

Menurut Anita, Ia dan suaminya Sarifuddin hanya menggantungkan hidup dari upah bekerja sebagai pengupas kopra.

Saat musim panen, Sarifuddin kerap beralih profesi menjadi buruh angkut padi di sawah karena upahnya lebih besar.

Namun usai panen, ia kembali menekuni profesi sebagai buruh kupas kopra.

Selama sehari bekerja, maksimal ia mendapatkan penghasilan bersama suaminya hingga Rp 40.000.

Itu pun jika ada kelapa yang bisa diolah jadi kopra.

Saat bahan bakunya habis ia kerap beristirahat sampai ada bahan baku terkumpul untuk diolah.

Meski khawatir dengan perkembangan kesehatan buah hatinya yang terus menerus disuguhi kopi, Anita mengaku tidak punya banyak pilihan karena alasan pendapatan rumah tangga.

Kalau ada upah setiap hari itu biasanya hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari, itu pun kadang tidak cukup.

 Selama ini Anita mengaku tak pernah mendapatkan bantuan susu atau asupan gizi dari dinas kesehatan untuk anaknya.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved