Tribun Bandar Lampung

Kasus Pembunuhan Yogi Andhika, Ajudan Bupati Lampung Utara Divonis 4 Tahun 4 Bulan

Moulan Irwansyah Putra alias Bowok, ajudan Bupati Lampung Utara, dijatuhi vonis empat tahun dan empat bulan penjara.

Kasus Pembunuhan Yogi Andhika, Ajudan Bupati Lampung Utara Divonis 4 Tahun 4 Bulan
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Moulan Irwansyah Putra alias Bowok, ajudan Bupati Lampung Utara, dijatuhi vonis empat tahun dan empat bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (25/9/2019). Moulan terbukti bersalah atas kematian Yogi Andhika. 

Kasus Pembunuhan Yogi Andhika, Ajudan Bupati Lampung Utara Divonis 4 Tahun 4 Bulan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Moulan Irwansyah Putra alias Bowok, ajudan Bupati Lampung Utara, dijatuhi vonis empat tahun dan empat bulan penjara.

Moulan dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan Yogi Andhika meninggal dunia.

Yogi sendiri adalah mantan sopir Bupati Lampung Utara.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang meyakini Moulan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak kejahatan hingga menghilangkan nyawa orang lain.

"Setelah mendengarkan surat tuntutan, JPU mengharapkan bahwa terdakwa Moulan bersalah telah melakukan tindak kejahatan hingga menghilangkan nyawa orang sebagaimana yang diatur dalam dakwaan pertama, dan menghukum terdakwa hukuman penjara selama enam tahun enam bulan," ungkap ketua majelis hakim Pastra Joseph Ziraluo dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (25/9/2019).

Kasus Tewasnya Yogi Andhika, Mantan Ajudan Bupati Lampung Utara Bersikeras Tak Bersalah

Kasus Kematian Yogi Andhika, Jaksa Sebut Keterangan Mantan Ajudan Bupati Janggal

"Sementara nota pembelaan penasihat hukum menyatakan bahwa dakwaan JPU tidak memenuhi syarat materil, maka mengharapkan menolak tuntutan JPU seluruhnya sehingga terdakawa tidak bersalah dan membebaskannya dari tuntutan hukum," imbuh Pastra.

Pastra pun mengatakan, unsur-unsur yang terpenuhi yakni barang siapa yang dengan terang-terangan menggunakan kekerasan terhadap orang dan unsur kekerasan menyebabkan maut.

"Majelis hakim berkesimpulan unsur tersebut terpenuhi," sebutnya.

Dalam fakta persidangan, korban Yoga Andhika pergi dari rumah dinas bupati Lampung Utara, lalu dipancing untuk ke Bandar Lampung dengan dijanjikan pekerjaan.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved