Sopir Truk Nekat Terobos Kantor Polisi Saat Siang Bolong di Lampung, Pengejarnya Jadi Dikejar Polisi
Seorang sopir truk nekat terobos kantor polisi saat siang bolong. Ancaman tersebut diterima sopir truk tersebut saat melintas di Lampung Tengah
Saat kabur dari kejaran para pelaku, korban melihat kantor polisi.
Tanpa pikir panjang, sang sopir truk nekat terobos kantor polisi.
"Saya lihat ada polsek dan kebetulan polisi ramai."
"Saya langsung masukkan truk saya dan minta pertolongan," katanya.
Marak Pungli
Aksi pungutan liar (pungli) di Jalinteng mulai dari Simpang Terbanggi sampai ke Kampung Tanjung Ratu, Way Pengubuan, diakui sejumlah sopir truk.
Menurut para sopir truk, aksi pemalakan yang dilakukan para pelaku, tak hanya terjadi pada malam atau dini hari.
Pungli juga terjadi pada pagi dan siang hari.
"Iya memang sering (aksi pemalakan). Biasanya kan mereka berdiri-berdiri sambil minta uang ke kita (sopir truk). Mereka juga mintanya maksa kok," kata seorang sopir yang enggan disebutkan namanya.
Para sopir berharap, tindakan cepat dan tegas jajaran Polsek Way Pengubuan dapat terus dilakukan.
Sehingga, para sopir dapat menjalankan pekerjaan mereka dengan lancar dan tanpa hambatan.
Uang Jaminan Keamanan
Tersangka Syafaruddin mengakui perbuatannya yang mengancam korban saat meminta uang pengamanan ketika melintas di Simpang Terbanggi.
Alasannya, uang tersebut sebagai jaminan keamanan saat melintas di kawasan itu.
Menurutnya, pengendara yang melintas diminta uang besaran mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.
Namun, tersangka menolak dibilang memaksa korban untuk memberi uang.