Tribun Lampung Utara

Kebakaran Hutan di Bukit Kemuning Berangsur Berkurang

Kebakaran hutan yang terjadi di kawasan hutan lindung Register 34 Tangkit Tebak, Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara berkurang areal yang terbakar.

Kebakaran Hutan di Bukit Kemuning Berangsur Berkurang
Tribunlampung.co.id/Anung
Kepala BPBD Lampura Karim serahkan bantuan alat bagi warga yang melakukan pemadaman di hutan register beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Kebakaran hutan yang terjadi di kawasan hutan lindung Register 34 Tangkit Tebak, di desa Dwikora Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara berkurang areal yang terbakar seiring dengan hujan yang turun beberapa hari terakhir.

Hal itu dikatakan Kabid Darlog, Merialis mewakili Kepala BPBD Lampura, Karim SR kepada Tribun, Jumat 11 Oktober 2019

Ia menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan laporan bahwa telah terjadi kebakaran di hutan lindung register 34 di Desa Dwikora pada Selasa 1 oktober 2019

Kemudian, Dihari berikutnya asap masih terlihat di kawasan tersebut dan langsung perintahkan kepada Polisi Kehutanan turun lapangan mengecek lokasi kebakaran.

"Kanit dan Anggota Polhut berangkat dari Kantor KPH sekira pukul 10.00 wib dan bergabung dengan Polsek Bukit Kemuning, BPBD beserta dengan masyarakat setempat untuk kelokasi kebakaran,” terangnya.

Tim gabungan yang turun kelapangan cukup kesulitan menuju lokasi karena akses jalan yang belum ada.

Lalu keesokan harinya mereka kembali turun dengan menggunakan sepeda motor kurang lebih perjalanan yang ditempuh 30 menit dan dilanjutkan berjalan kaki selama 3. 5 Jam untuk sampai kelokasi.

"Tim yang sampai lokasi sekitar 15 orang, berupaya melakukan pemadaman, sempat turun hujan sebentar, tapi api masih berkobar. Lokasi kebakaran merupakan hutan primer, dengan ketebalan mencapai 0,5 meter, dan semak belukar setinggi 1,5 meter. Ketinggian lokasi diatas 1000 m DPL, Telah dibuat sekat bakar tapi api belum bisa di padamkan,” katanya.

BPBD Lampura selama beberapa hari secara terus menerus memantau dan monitoring serta menyalurkan bantuan kepada relawan relawan bencana yang memantau titik kebakaran hutan lindung register 34 tangkit tebak di desa Dwikora berupa makanan siap saji, Tikar karet, selimut, Peralatan makan berupa piring dan gelas, Terpal, Beras 50 kg, sembako, Masker mulut yang diterima langsung oleh Camat Bukit Kemuning Hairul dan Kades Dwikora M Taslim, Kepala Desa Dwikora.

Korban Kebakaran di Bukit Kemuning Dapat Bantuan dari Pemkab Lampura

Sebelumnya, M Taslim mengatakan terbakarnya hutan lindung tersebut sejak awal Bulan Oktober. Awalnya warga melihat gumpalan asap, lalu setelah dicek ternyata hutan terbakar.

Warga bersama pihak Kepolisian serta Kehutanan berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Tapi karena itu lahan gambut dan tidak ada aliran air maka tidak bisa dipadamkan.

Dirinya khawatir, jika kebakaran itu tidak ditangani secara serius maka akan berdampak pada lebih luas lagi hutan yang terbakar.

Warga juga khawatir akan ada satwa liar dan buas masuk ke pemukiman penduduk. Saat ini asap dari hutan yang terbakar itu sudah mulai dirasakan warga. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved