Kecelakaan Maut di Lampung

Suara Tangis Pecah di Ruang Jenazah 2 Korban Kecelakaan Maut di Jalintim

Setelah mengidentifikasi jenazah tersebut, mereka langsung membawanya pulang ke Katibung untuk dimakamkan.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Syamsir
Pihak keluarga mengidentifikasi jenazah dua penumpang Gran Max yang hangus terbakar di RSUD Demang Sepulau Raya, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Rabu (23/10/2019). Mereka menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut di Jalintim ruas Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, Selasa (22/10/2019) lalu. 

Basar mengaku tak mempunyai firasat apa pun sebelum musibah yang menimpa putra bungsu dari empat bersaudara itu.

Basar mengatakan, malam sebelum kejadian, Asep Syarifudin hanya pamit dengan sang ibu.

"Saya sudah tidur waktu dia pamit. Kata ibunya, anak saya itu berangkat sekitar jam 12 (malam). Ibunya nggak punya firasat apa-apa. Dia (Asep) hanya minta tolong supaya didoakan selamat sampai tujuan," terang Basar.

Salah satu kerabat Asep Sudrajat, Jaroni, mengaku tahu kabar kecelakaan maut itu dari Facebook.

Saat itu, lanjut Jaroni, keluarga langsung tahu Asep Sudrajat meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Setelah itu, barulah keluarga Asep Sudrajat berkoordinasi dengan keluarga Asep Syarifudin.

"Kami dari Prabumulih berangkat tadi malam terus ke Lampung Selatan. Kemudian bareng-bareng (dengan keluarga Asep Syarifudin) ke sini (Lampung Tengah)," kata dia.

Jenazah Asep Sudrajat akan dibawa ke kampung halamannya di Kelurahan Pangkul, Kecamatan Cambai, Prabumulih, Sumatera Selatan.

Kecelakaan di Jalintim Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah melibatkan truk bermuatan batu bata dan pikap Gran Max, Selasa (22/10/2019).  

Enam orang meninggal dunia dalam musibah itu.

Truk Bawa 10 Penumpang Adu Kepala dengan Pikap Granmax, Mobil Terbakar hingga 6 Korban Tewas

Diduga, kecelakaan dikarenakan pikap dari arah Tulangbawang berjalan oleng dan masuk ke ruas berlawanan.

Dari arah Lampung Timur, melaju truk bermuatan batu bata yang juga membawa 11 penumpang.

Akibat benturan, pikap terbakar dan tertimpa truk.

Dua penumpang Gran Max tewas terpanggang di dalam mobil.

Sementara empat penumpang truk meninggal dunia karena terlempar dari bak dan sebagian turut terbakar. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved