Tribun Lampung Tengah

120 Bakal Calon Kepala Kampung di Lampung Tengah Ikut Tes Tertulis

Mereka akan mengikuti pemilihan kepala kampung (pilkakam) serentak pada 7 November 2019 mendatang,

120 Bakal Calon Kepala Kampung di Lampung Tengah Ikut Tes Tertulis
Dok Dinas PMK Lamteng
Kepala Dinas PMK Lamteng Firdaus Rokain (kedua kiri) menghadiri tes tertulis calon kakam di Bandiklat Kota Gajah, Senin (28/10/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA GAJAH - Sebanyak 120 bakal calon kepala kampung mengikuti tes tertulis yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Kampung Lampung Tengah di Kota Gajah, Senin (28/10/2019).

Mereka akan mengikuti pemilihan kepala kampung (pilkakam) serentak pada 7 November 2019 mendatang,

Kepala Dinas PMK Lampung Tengah Firdaus Rokain menjelaskan, sebagaimana Perda Nomor 8 Tahun 2019 dan Perbup Nomor 46 Tahun 2019, tes seleksi diadakan bagi kampung yang calonnya lebih dari lima peserta.

Dari data PMK, ada 19 kampung di 14 kecamatan yang memiliki lima bakal calon kakam.

Total ada 168 kampung yang akan mengikuti pilkakam serentak tahun ini.

"Untuk jumlah peserta yang mengikuti tes seleksi hari ini 120 peserta. Mereka dari 19 kampung di 14 kecamatan. Tes seleksi tambahan ini ada sistem penilaian," ujar Firdaus.

Penilaian, lanjut Firdaus, dibagi dua kelompok.

Pilkakam di Lampung Tengah Tak Boleh Pakai Uang, Ini Penjelasan Dinas PMK Lamteng

Warga yang Jadikan Pilkakam Ajang Judi Taruhan Akan Ditindak

Untuk kelompok pertama yakni penilaian administrasi bakal calon. 

Sedangkan penilaian administrasi dibagi tiga item.

"Yang pertama (nilai) pengalaman di pemerintahan dengan bobot 10 persen. Kedua pendidikan. Kalau SLTP bobotnya 5 persen, SLTA sederajat 10 persen, dan kalau sarjana D4 atau S1 bobotnya 15 persen," bebernya.

Penilaian ketiga terkait usia. Jika calon usianya di bawah 50 tahun maka bobot yang akan didapat 5 persen.

Jika usia calon di atas 50 tahun maka bobot yang akan didapat 10 persen.

"Jadi untuk keseluruhan administrasi bobotnya 35 persen. Tes tertulis ini bobotnya 65 persen, kita menyediakan 65 soal. Selanjutnya nanti hasilnya dari administrasi dan tes tertulis digabungkan seperti apa hasilnya," jelas Firdaus.

Setelah tes tertulis, panitia kecamatan dan panitia kampung mengumpulkan berkas dan langsung mengoreksi untuk nilai tertinggi maupun yang tidak lolos.

Hasilnya akan diumumkan secara terbuka oleh panitia seleksi. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved