Tribun Lampung Selatan

Dinas TPHP Lampung Selatan Dorong Kemandirian Petani Lewat Penangkaran Benih

Upaya untuk menciptakan kemandirian petani, Dinas TPHP kabupaten Lampung Selatan mendorong upaya penangkaran benih oleh petani melalui P4S.

Tayang:
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dedi
Panen demplot penangkaran benih padi di desa Sukapura, Sragi dari kelompok P4S. 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Menciptakan kemandirian petani, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan kabupaten Lampung Selatan mendorong upaya penangkaran benih oleh petani melalui P4S (pusat pelatihan pertanian dan pelatihan swadaya)

“Penangkaran ini dimaksudkan untuk melihat varitas benih mana yang cocok dengan kondisi lahan sawah serta kondisi musim tanam. Varitas yang memiliki hasil yang lebih baik,” terang ketua P4S desa Sukapura, Gondo saat melakukan panen padi untuk penangkaran pada Rabu (13/11).

Menurut dirinya, pihaknya akan menggandeng petani untuk menjadi petani penagkar.

Sehingga kedepan bisa melahirkan petani penangkar benih yang bisa mencukupi kebutuhan benih, tidak hanya di kecamatan Sragi tetapi juga di kecamatan lainnya.

“Kita ingin meciptakan kemandirian petani dalam penyediaan benih. Karena itu kita ingin melahirkan petani penangkar benih,” ujar Gondo.

Sedangkan camat Bibit Waluyo mengatakan, sebagai daerah pertanian.

Terutama lahan sawah.

Kemampuan petani untuk dapat melakukan penangkaran benih secara mandiri ini sangatlah baik.

“Jadi nanti tidak lagi tergantung dengan benih bantuan. Jika ada kenaikan harga atau benih, petani tidak lagi diberatkan,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Bibit kembali mengingatkan petani di kecamatan Sragi untuk dapat ikut program AUTP (Ansuransi Usaha Tanaman Pangan).

Ini akan bisa memberikan cover kepada petani ketika terjadi kondisi force major seperti kemarau saat ini.

“Saya ingin tidak hanya kemandirian terkait benih ini. Tetapi saya juga mendorong petani untuk bisa mengikuti AUTP. Karena ini akan bisa membantu petani ketika mengalami gagal panen,” terang dirinya.

Sedangkan plt kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan kabupaten Lampung Selatan, Noviar Akmal menekankan pentingkan pengembangan usaha petani berbasis kelompok.

Dirinya meminta para petani bisa mengkombinasikan antara usaha pertanian dengan bidang lainnya, seperti parawisata.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved