CPNS Lampung 2019

Unila Terima 22 Dosen, Itera 31 Dosen, Pendaftaran hingga 5 Desember 2019

Sejumlah perguruan tinggi negeri di Lampung membuka rekrutmen CPNS untuk formasi dosen.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu
Ilustrasi Gedung Rektorat Unila - Unila Terima 22 Dosen, Itera 31 Dosen, Pendaftaran hingga 5 Desember 2019 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kabar gembira bagi masyarakat Lampung yang ingin menjadi dosen.

Sejumlah perguruan tinggi negeri di Lampung, mulai dari Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera, hingga Politeknik Negeri Lampung, membuka rekrutmen CPNS untuk formasi dosen.

Pendaftaran pun sudah bisa dilakukan sejak sekarang hingga 5 Desember mendatang.

Untuk Unila tersedia 22 formasi diantaranya untuk lulusan S2 Ilmu Hukum, S2 Hubungan Internasional, S2 Ilmu Komputer, S2 Akuntansi, S2 Farmasi, S3 Kesehatan Masyarakat, dan lainnya.

Sementara Itera mencari 31 dosen serta dua tenaga pranata laboratorium pendidikan.

Beberapa latar belakang pendidikan yang dicari yakni S2 Aktuaria, S2 Teknologi Hasil Perairan, S2 Biosains Hewan, S2 Fisika, S2 Matematika, S2 Informatika, S2 Teknik Mesin Pertanian dan Pangan, dan banyak lagi.

Untuk Politeknik Negeri Lampung membuka 9 formasi dosen.

Diantaranya mencari lulusan S2 Teknologi Perikanan Laut, S2 Agronomi, S2 Ilmu dan Teknologi Benih, dan lainnya.

Kepala Sub Bagian Humas Unila, M Badrul Huda membenarkan, pihaknya mendapatkan kuota CPNS 22 orang.

Padahal, pengajuannya sekitar 1.000-an dosen.

"Kita hanya dapat 22 formasi. Tapi kita tetap terima kasih kepada pemerintah pusat tahun ini dapat jatah 22 formasi," jelas dia.

Menurutnya, kursi yang tersedia itu besarannya merata dan semua fakultas mendapat jatah.

"Sebenarnya kebutuhan dosen kita sebanyak pengajuan itu. Karena itu, untuk menutupi kekurangan dosen, banyak diberdayakan dosen kontrak," kata dia.

Jadi Unila mengontrak dosen tersebut, yang nantinya jika kampus ini berubah menjadi kampus PTN Berbadan Hukum (BH) maka semua otonomi kampus.

Kalau saat ini masih BLU (Badan Layanan Umum) yang memang kebijakannya mengacu pada pemerintah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved