Breaking News:

Tribun Mesuji

Warga Mesuji Dibegal di Atas Flyover JTTS KM 234 Simpang Pematang: Saya Kaget Ditodong Pisau

Sulastri harus merelakan Sepeda Motor Honda Beat warna putih Nopol BE 6789 LU yang dirampas oleh dua kawanan begal saat dirinya melewati jalan sepi.

tribunlampung.co.id/endra zulkarnain
Lokasi Pembegalan flyover JTTS dekat Resta area KM 234 Simpang Pematang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Nasib apes dialami Sulastri (35), warga Desa Sumber Rejo, Kecamatan Way Serdang, Mesuji, Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sulastri harus merelakan Sepeda Motor Honda Beat warna putih Nopol BE 6789 LU yang dirampas oleh dua kawanan begal saat dirinya melewati jalan sepi.

Dikonfirmasi di kediamanya, Sulastri menuturkan, dirinya saat itu dari Simpang Pematang hendak pulang kerumahnya di Desa Sumber Rejo.

Setelah melewati jembatan flyover Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), kata Sulastri, munculah dua pemuda berboncengan sepeda motor jenis Supra X dari semak belukar kebun sawit.

"Saya kaget mas. Dipepet dan kunci motor saya dimatiin, lalu ditodong pakai pisau," ujar Sulatri

Sulastri mengungkapkan, dirinya tak berdaya ditodong pisau. Karena dirinya menggendong anak balitanya bernama Julia dan membonceng anak perempuan pertamanya bernama Erfina.

Anak Pengusaha Tewas Dibegal, Sempat Tulis Pesan Sayang Terakhir untuk Sang Istri

"Orangnya berperawakan kecil. Rambutnya pirang, satu lagi memakai topi," paparnya.

Saat itu juga, Sulastri lemah tak berdaya, sepeda motornya diambil paksa oleh dua kawanan pemuda.

"Motor saya langsung dibawa ke arah perkebunan sawit oleh kedua begal itu," ujarnya.

Menurut Sulastri, saat kejadian, tidak ada satupun warga yang melihat atau yang melintas.

Halaman
1234
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved