Breaking News:

Tribun Metro

Dukung Pilkada Bersih di Metro, DPRD Janji Sosialisasi Program KPU Selama Reses

DPRD mendukung KPU Kota Metro mewujudkan Pilkada 2020 di wilayah setempat berjalan bersih dan berintegritas.

Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Kunjungan KPU ke DPRD Metro, Senin (2/12). 

Dukung Pilkada Bersih di Metro, DPRD Janji Sosialisasi Program KPU Selama Reses

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Siamnjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - DPRD mendukung KPU Kota Metro mewujudkan Pilkada 2020 di wilayah setempat berjalan bersih dan berintegritas.

Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution mengatakan, KPU wajib menjalankan tugasnya secara profesional dan akuntabel. Sehingga pilkada nanti bisa menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas.

"KPU harus terus menggaungkan agar masyarakat itu memilih berdasarkan hati nurani, jadi pemilih yang juga berintegritas," ujarnya saat menerima kunjungan lima Komisioner KPU terpilih periode 2019-2024 di DPRD, Senin (2/12).

Tondi menjelaskan, kunjungan KPU dalam rangka memperkenalkan komisioner terpilih dan memaparkan garis besar program ke depan. DPRD siap mendukung program terkait sosialisasi yang akan dilakukan KPU.

Jelang Pilwakot Bandar Lampung 2020, Bawaslu Ingatkan Balon Jauhi Money Politics

"Kami siap ikut menyosialisasikan ajakan KPU dalan reses. Teman-teman dewan sebentar lagi mau melaksanakan reses. Nah, kesempatan itu bisa kami gunakan untuk ikut menyosialisasikan program-program KPU," katanya lagi.

Hal tersebut, terus Tondi, merupakan bentuk dukungan DPRD kepada KPU agar Pilkada bisa sukses dan lebih baik. Dengan harapan menghasilkan pemimpin Kota Metro yang memiliki integritas.(dra)

Ketua KPU Kota Metro Nurris Septa menilai DPRD merupakan mitra strategi KPU dalam mewujudkan Pilkada yang lebih baik di Bumi Sai Wawai.

Anggaran Pilwakot Metro Capai Rp 20 Miliar

"Komisi I ini mitra strategis kita, jadi kami sampaikan apa saja yang menjadi target KPU pada Pilkada kali ini. Kami juga menerima kritikan positif terkait data pemilih dari DPRD, karena itu kami siap bekerja maksimal membenahi seperti melibatkan RT," bebernya.

Terkait data pemilih, terus Nurris, setelah KPU membentuk PPK dan KPPS, kemudian membentuk PPDP. KPU juga akan mendata RT sesuai permintaan DPRD. Sehingga sinkronisasi data pemilih pada Pilkada 2020 lebih maksimal.

"Intinya kami siap meningkatkan pencapaian dari tahun sebelumnya. Seperti angka partisipasi pemilu sebelumnya mencapai 87 persen, target kami meningkat menjadi 90 persen. Akan kami gunakan berbagi saluran untuk menyosialisasikan program-program kami," imbuhnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved