Jual Batu Bukit Kunyit

Serpihan Bukit Kunyit Diperkirakan Masih Bisa Jadi Sumber Kehidupan Warga hingga Puluhan Tahun

Serpihan bukit yang tersisa di Bukit Kunyit bisa menjadi sumber kehidupan selama puluhan tahun kedepan bagi warga masyarakat.

Serpihan Bukit Kunyit Diperkirakan Masih Bisa Jadi Sumber Kehidupan Warga hingga Puluhan Tahun
Tribunlampung.co.id/Deni
Serpihan Bukit Kunyit Diperkirakan Masih Bisa Jadi Sumber Kehidupan Warga hingga Puluhan Tahun 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Serpihan Bukit Kunyit yang tersisa diperkirakan akan bertahan puluhan tahun kedapan untuk menjadi sumber kehidupan bagi warga masyarakat di area Bukit Kunyit.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Andi salah satu kuli batu di Bukit Kunyit saat di wawancara Tribunlampung.co.id, Rabu (4/12/2019).

"Ini sumber mata pencaharian kami warga Bukit Kunyit, satu 'kopel' (bukit yang tersisa) itu aja bisa 10 tahun mau ngabisin batunya," kata dia.

Oleh karena itu, serpihan bukit yang tersisa di Bukit Kunyit bisa menjadi sumber kehidupan selama puluhan tahun kedepan bagi warga masyarakat.

Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id yang biasa dijadikan sebagai tempat penambangan masih tersisa 3 bukit besar.

Menurut Andi, kondisi tiga bukit yang dijadikan tempat penambangan warga ini telah ditambang sejak zaman nenek moyang.

BREAKING NEWS - Kuli Batu Panen Rezeki Pasca Longsornya Bukit Kunyit, Sehari Raup Untung Rp 2,4 Juta

Pasalnya, sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Andi sudah melihat aktivitas penambangan batu oleh kakek, ayah dan keluarganya yang lain.

"Dari zaman nenek moyang mungkin zaman belanda juga bukit ini udah ditambang, kakek saya, bapak saya, keluarga saya juga dulu nyari nafkah disini," ungkap nya.

Namun demikian, iapun mengakui dahulu kondisi bukit kunyit belum seperti sekarang ini. Melainkan masih adanya pepohonan yang rindang di bukit nya.

Dengan kondisi yang terdesak oleh ekonomi akhirnya membuat warga tidak memiliki pilihan lain, kecuali mengikuti jejak keluarganya menjadi kuli batu.

Halaman
1234
Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved