Bupati Parosil Datangi Tribun Lampung Bawa 'Pasukan Tempur'

Layaknya seorang jurnalis, Parosil lalu mengetik beberapa kalimat yang kemudian dimasukkan dalam konten berita online.

Tayang:
TRIBUN LAMPUNG/KIKI
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menjadi editor tamu online saat berkunjung ke kantor Tribun Lampung, Rabu (11/12/2019). 

"Orang-orang yang terpapar radikalisme, disuguhkan segelas kopi, bisa kembali ke pangkuan NKRI."

Dalam kesempatan itu, Parosil juga menyebut jika berbagai upaya telah dilakukan untuk membebaskan Lambar dari ketertinggalan.

Program dan inovasi dilakukan di segala sektor. Mulai dari sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik.

Adapun program-program yang telah dijalankan itu di antaranya, Ambulans Hebat, pelayanan pembuatan akta gratis bagi pasien yang bersalin di RSUD Alimmudin Umar, pelayanan poliklinik online RSUD Alimmudin Umar, pemberian makanan pendamping pasien, dan SMS Center Lampung Barat.

Kemudian, Smart City Lampung Barat, layanan nomor darurat 112, pemberian seragam sekolah gratis, Sekolah Kopi Lampung Barat, Lamban Baca, pojok baca, pelayanan administrasi dan kependudukan keliling.

Kemudian, jemput bola pelayanan administrasi pekon, pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana, Wisata Kampoeng Kopi, kawasan tanpa rokok.

Disamping itu, ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Lampung Barat secara keseluruhan telah membuat peningkatan infrastruktur sebesar 62%.

Ia mengatakan, berbagai tempat umum telah terbangun di Lampung Barat. Seperti, sarana air bersih, pembangunan jalan, dan puskesmas.

Selain itu, pihaknya juga memberikan beasiswa perguruan tinggi kepada anak-anak Lampung Barat.

"Jadi seluruh biaya kuliahnya itu ditanggung oleh pemkab Lampung Barat. Seperti Ada yang kami biayai di fakultas kedokteran," kata dia.

Pemkab Lampung Barat juga meluncurkan program-program inovatif untuk mendorong pertumbuhan kopi robusta.

Ini 17 Program yang Telah Dilaksanakan Parosil Mabsus dalam 2 Tahun Pimpin Lampung Barat

"Kami banyak melakukan pembinaan-pembinaan kepada masyarakat bagaimana cara mengolah kopi. Kami fasilitasi masyarakat dengan bantuan pupuk dan hand tractor," ujarnya.

Tidak hanya itu, Pemkab Lambar juga memberikan edukasi dalam pengolahan kopi robusta kepada para eksportir kopi.

Menurutnya, para eksportir kopi juga harus memahami cara mengolah kopi dengan baik agar harga kopi semakin meningkat. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved