Bocah Tewas Tenggelam
Kolam Tempat Bocah Tewas Tenggelam Rupanya Bekas Galian Batu Bata
Aldi Handoko (18), warga Gang Ulangan, Blora, Segala Mider, mengatakan, kolam seluas 30 x 15 meter persegi itu merupakan bekas galian pabrik batu bata
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang bocah bernama Fauzan (9) tewas tenggelam di kolam resapan air belakang Masjid Al Musa, Jalan Mata Intan, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (15/12/2019).
Menurut warga, kolam resapan tersebut sudah lama ada.
Aldi Handoko (18), warga Gang Ulangan, Blora, Segala Mider, mengatakan, kolam seluas 30 x 15 meter persegi itu merupakan bekas galian pabrik batu bata.
"Udah lama banget ini kolam. Kan dulu bekas galian bata," beber Aldi.
Karena sudah tak terpakai dan lokasi lahan menjorok ke bawah, lama-lama tempat tersebut menjadi kolam.
"Jadilah kolam. Ikan pada di sini. Banyak yang mancing. Kalau dalam kira-kira dua meter," sebutnya.
• VIDEO Bocah Meninggal Dunia Tenggelam di Kolam Resapan Air
• Bocah Tewas Tenggelam, Jasadnya Ditemukan di Dasar Kolam
Aldi mengatakan, Fauzan (9) tenggelam lantaran tidak bisa berenang.
"Korbannya gak bisa berenang. Sok-sokan berani, gak tahunya malah tenggelam. Pas kebetulan abis azan, sepi orang," tutupnya.
Dari pantauan Tribunlampung.co.id, terdapat fondasi bangunan di sekeliling kolam tersebut.
Kolam tersebut diperkirakan memiliki kedalaman dua hingga tiga meter.
Kolam ini berimpitan dengan sungai yang muaranya dari Kemiling.
Saat air sungai tinggi, airnya turut menggenangi bekas galian batu bata ini.
Terjebak Lumpur
Sebelum ditemukan tak bernyawa, Fauzan (9) sempat dicari oleh sejumlah warga.
Wiyo (19), warga Gedong Tataan yang bekerja tak jauh dari lokasi, mengaku sempat terjun ke kolam untuk mencari korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kolam-resapan-di-segala-mider.jpg)