Ekspose BNNP Lampung

Brigjen Ery Nursatari Sesalkan Banyak Oknum Catut BNNP Lampung

Namun, Ery menyayangkan adanya oknum yang memanfatkan program P4GN dengan mencatut lembaga BNNP Lampung.

Brigjen Ery Nursatari Sesalkan Banyak Oknum Catut BNNP Lampung
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Ery Nursatari (kedua kanan) menggelar press release akhir tahun 2019 di Kantor BNNP Lampung, Senin (30/12/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - BNNP Lampung mengajak masyarakat untuk ikut serta mencegah dan memerangi penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Ery Nursatari mengatakan, banyak upaya yang telah dicapai pihaknya dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di Lampung.

Namun, Ery menyayangkan adanya oknum yang memanfatkan program P4GN dengan mencatut lembaga BNNP Lampung.

"Namun demikian, apa yang telah dilakukan oleh BNNP Lampung bersama segenap komponen baik pemerintah, swasta dan masyarakat, ada pihak-pihak lain atau oknum yang memanfaatkan program P4GN baik mengatasnamakan BNN maupun dengan dalih telah bekerja sama atau bermitra dengan BNNP Lampung. Hal ini sangat disayangkan," kata Ery dalam rilis di kantor BNNP Lampung, Senin (30/12/2019).

Ery pun berpesan kepada masyarakat untuk waspada dan tidak mudah memercayai pihak yang mengatasnamakan BNNP Lampung.

BREAKING NEWS - Sepanjang 2019, BNNP Lampung Tembak Mati 4 Bandar Narkotika

65.880,84 Gram Sabu Disita BNNP Lampung dalam Setahun

"Terutama jika berkaitan dengan permintaan bantuan agar dapat mengonfirmasi ke SMS Centre BNNP Lampung di nomor 08117243535," imbuhnya.

Sepanjang 2019, petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati empat tersangka bandar narkotika.

Ery mengatakan, empat tersangka bandar narkotika tersebut merupakan hasil ungkap kasus dalam kurun Januari hingga Desember 2019.

"Jadi selama satu tahun ini, Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Lampung telah berhasil mengungkap 10 kasus narkoba," kata Ery.

Dari 10 kasus tersebut, lanjut Ery, mengamankan 35 orang tersangka.

"Yang mana 32 orang melawan saat diamankan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur. Namun, empat orang meninggal karena tak tertolong dan 28 orang tertolong," beber dia. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved