Tribun Lampung Utara

Disidak Sekkab, 20 Persen PNS di Lampura Tak Masuk Kerja Pascalibur

Sofyan mengatakan, dari dua SKPD yang didatangi, secara umum tingkat kehadiran mencapai 80 persen.

Disidak Sekkab, 20 Persen PNS di Lampura Tak Masuk Kerja Pascalibur
Tribun Lampung/Anung
Pj Sekkab Lampung Utara Sofyan (kiri) melakukan sidak di kantor disdukcapil, Kamis (2/1/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Pj Sekkab Lampung Utara Sofyan melakukan inspeksi mendadak di beberapa satuan kerja perangkat daerah pada hari pertama pascalibur akhir tahun, Kamis (2/1/2020).

Dalam sidak tersebut, Sofyan mendatangi kantor dinas pertanian, dinas kependudukan dan catatan sipil, dinas ketahanan pangan, dinas kesehatan, dinas perikanan, serta dinas pemberdayaan masyarakat dan desa.

Sofyan mengatakan, dari dua SKPD yang didatangi, secara umum tingkat kehadiran mencapai 80 persen.

Artinya, sekitar 20 persen PNS tidak masuk kerja.

Ketidakhadiran PNS dengan berbagai alasan, mulai dari cuti, sakit, hingga tanpa keterangan.

Bupati Sidak ke Tempat Karaoke Amankan 37 Pemandu Lagu, 3 PL Diduga Idap AIDS

Curah Hujan Tinggi, Warga Lampung Utara Dekat Sungai Diimbau Waspada

Sofyan meminta data PNS yang tidak masuk tanpa keterangan dicatat oleh Inspektorat dan BKPSDM Lampung Utara.

”Ada empat tim yang melaksanakan sidak. Hasilnya, Plt Bupati yang akan beri pengarahan kepada pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan,” jelas Sofyan.

“Tak mudah untuk mempertahankan kedisiplinan. Untuk itu, saya minta semua Kasatker dapat memberikan pembinaan kepada pegawainya. Saya minta kesadaran itu kita pupuk terlebih dahulu di lingkungan kerja kita masing-masing,” ujarnya.

Pembinaan ASN, lanjut Sofyan, harus dilakukan secara berjenjang.

Misalnya pejabat eselon II membinas pejabat eselon III dan IV.

Nantinya, para Kabid dan Kasi harus meneruskannya ke level di bawahnya.

Dengan begitu, setiap ada pegawai yang tidak masuk kerja langsung dapat dimonitor.

“Ketika sudah dilakukan pembinaan oleh Kasatkernya dan ada pegawai yang tidak dapat dibina, maka kita minta tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) untuk turun. Kemudian melakukan sidak saat jam-jam rawan,” ucapnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved