Anies Baswedan Bantah Jokowi Soal Penyebab Banjir di Jakarta
Anies Baswedan mengatakan, penyebab banjir di Jakarta bukan karena satu faktor melainkan banyak faktor.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai penyebab banjir di Jakarta.
Anies mengatakan, penyebab banjir di Jakarta bukan karena satu faktor melainkan banyak faktor.
Ini membantah pernyataan Jokowi yang menyatakan bahwa banjir terjadi karena penumpukan sampah.
Ia mencontohkan, kawasan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang terendam banjir sehingga sejumlah penerbangan terganggu.
Padahal, dia meyakini tidak ada sampah yang menumpuk di Bandara Halim.
• Politisi PSI Sebar Foto Hoaks Anies Baswedan Asyik Swafoto saat Banjir, Wali Kota Bogor Merespons
• Viral Foto-foto Anies Baswedan di Tengah Banjir: Selfie Tersenyum dan Basah Kuyup
• VIDEO Banjir di Jakarta Bikin Tikus, Kecoa, dan Kucing Mengungsi Cari Perlindungan
• Terekam CCTV, 2 Korban Banjir Selamat dari Maut saat Tembok Tinggi Ambruk
"Halim itu setahu saya tidak banyak sampah, tapi bandaranya kemarin tidak bisa berfungsi. Apakah ada sampah di bandara? Rasanya tidak, tapi Bandara Halim kemarin tidak bisa digunakan," ujar Anies di Kampung Pulo, Jakarta Timur, kemarin.
Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Landasan Udara TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, curah hujan mencapai 377 milimeter.
Anies berujar, banjir terjadi di daerah-daerah yang diprediksi diguyur hujan dengan intensitas tinggi oleh BMKG.
Namun, penyebab banjir di tiap daerah harus diteliti lagi.
Pemprov DKI baru akan meneliti penyebab banjir di tiap daerah dan mencari solusinya, setelah merampungkan proses evakuasi warga.
Yang jelas, menurut Anies, banjir disebabkan berbagai faktor.
"Ada yang daerah kontribusinya karena masalah curah hujan saja, ada yang kontribusinya karena ukuran saluran, ada yang kontribusinya karena faktor-faktor yang lain. Jadi ini bukan single variable problem, ini multiple variable," kata Anies.
Seperti diketahui banjir terjadi di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (1/1/2020).
Puluhan ribu orang mengungsi karena rumahnya terendam banjir.
Sejumlah ruas jalan ikut tergenang. Operasional transportasi umum pun terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jokowi-dan-anies-baswedan_20180223_062610.jpg)