Tribun Metro

Tanggul di Jl Inspeksi Sungai Batanghari Jebol, Warga Keluhkan Infrastruktur Rusak

Wali Kota Achmad Pairin berjanji segera memanggil dinas terkait masukan masyarakat soal rusaknya sejumlah fasilitas infrastruktur

Tanggul di Jl Inspeksi Sungai Batanghari Jebol, Warga Keluhkan Infrastruktur Rusak
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
JEBOL - Tanggul di Jalan Inspeksi Sungai Batanghari RT 36 RW 08, Tejo Agung, Metro Timur jebol. Jebolnya tanggul diduga akibat hujan lebat yang terjadi pada 1 Januari kemarin. 

Tanggul di Jl Inspeksi Sungai Batanghari Jebol, Warga Keluhkan Infrastruktur Rusak

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Achmad Pairin berjanji segera memanggil dinas terkait masukan masyarakat soal rusaknya sejumlah fasilitas infrastruktur yang baru saja selesai dikerjakan.

"Nanti akan kita lihat. Dan saya akan kumpulkan dinas terkait," ujarnya saat diwawancara awak media, selepas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ASN di Wisma Haji Al-Khairiyah, Selasa (7/1).

Ia berjanji, secepatnya akan melakukan peninjauan ke sejumlah infrastruktur yang baru dibangun dan mulai rusak yang menjadi keluhan warga. "Nanti akan saya kunjungi langsung. Terima kasih atas informasinya," katanya lagi.

Satlantas Polres Way Kanan Temukan 7 Jalan Rusak dan Minim Rambu di Jalinsum

Untuk diketahui, sejumlah infrastruktur yang baru selesai dikerjakan mulai mengalami kerusakan. Salah satunya adalah jalan yang terdapat di sudut Taman Merdeka. Jalan yang masuk ruas AH Nasution menuju Ahmad Yani itu berlubang di dua titik serta amblas dan menyisakan bekas roda kendaraan.

Selanjutnya tanggul di Jalan Inspeksi Sungai Batanghari RT 36 RW 08, Tejo Agung, Metro Timur yang jebol. Warga mengeluhkan karena jalan penghubung Kota Metro dan Lampung Timur itu tak dapat dilewati kendaraan jenis apapun lantaran penopang terputus diduga tersapu air.

"Baru ketahuan ya pas tanggal 1 kemarin, pas mau ke sawah lewat sini malah sudah tidak bisa lewat. Mungkin jebolnya pas banjir kemarin itu," terang Agus, warga Tejo Agung.

BPBD Terjunkan TRC Pantau Tanggul Jebol di Sawah Brebes

Ia menduga, jebolnya tanggul diakibatkan oleh air yang tak dapat melewati pintu saluran pembuangan.

"Ini mungkin karena gorong-gorongnya ini kecil. Kemarin itu kan hujan deras, air dari atas itu mengalir ke sini, kerena tidak kuat nahan air besar itu akhirnya jalan tanggul ini yang putus. Kita minta segera diperbaiki lah. Ini kalau enggak salah masih baru dibenarin kok," bebernya.

Baru Selesai Dua Bulan

Lurah Tejo Agung Suparyono mengaku jika tanggul baru saja selesai dibangun sejak dua bulan lalu. Pihaknya telah mengecek terkait jebolnya tanggul selepas hujan deras.

"Berdasarkan informasi yang saya terima, tanggul itu baru jadi sejak dua bulan lalu. Kita sudah cek juga, jalan tidak dapat dilewati kendaraan apapun. Terkait siapa yang mengerjakan dan dari mana anggarannya, kita tidak tahu," katanya lagi.

Namun demikian, terkait keluhan warga khususnya petani di wilayah setempat yang sangat mengharapkan adanya akses jalan untuk ke sawah, pihaknya berjanji akan meneruskan laporan dan usulan tersebut.

Wali Kota Metro Achmad Pairin sebelumnya telah meninjau lokasi tanggul jebol. "Kita akan segera laporkan dan koordinasi ke Pemprov Lampung. Karena ini kewenangan Pemprov Lampung," tuntasnya. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved