Tribun Bandar Lampung

BPBD Terjunkan TRC Pantau Tanggul Jebol di Sawah Brebes

Tanggul Jembatan Kaliraman merupakam penghubung antara Gg Al-Iman I, Kelurahan Jayabaya II sampai Gg Nirwana Kelurahan Kampung Sawah Brebes.

Tribun Lampung/Deni Saputra
Tanggul jebol di Sungai Way Awi, RT 06 Lk II Kelurahan Kampung Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Minggu (5/1/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung meninjau tanggul yang jebol di Sungai Way Awi, RT 06 Lk II Kelurahan Kampung Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, jebol, Minggu (5/1/2020).

Tanggul tersebut roboh setelah diterjang luapan air, Sabtu (28/12/2019).

Tanggul yang runtuh sepanjang 6 meter.

Adapun fondasi yang runtuh selebar 4 meter dan panjang 6 meter, dan pagar fondasi jebol setinggi 2 meter dengan lebar 6 meter.

Tanggul Jembatan Kaliraman merupakam penghubung antara Gg Al-Iman I, Kelurahan Jayabaya II sampai Gg Nirwana Kelurahan Kampung Sawah Brebes.

Banjir Terjang Pagar Rumah Warga Tanjung Senang hingga Roboh

Genangan Air di Depan Kampus UIN Raden Intan Ganggu Pengguna Jalan

Tanggul jebol di Sungai Way Awi, RT 06 Lk II Kelurahan Kampung Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Minggu (5/1/2020).
Tanggul jebol di Sungai Way Awi, RT 06 Lk II Kelurahan Kampung Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Minggu (5/1/2020). (Tribun Lampung/Deni Saputra)

"Yang hujan dua kali itu. Ya khawatirlah semennya udah pecah gini. Baru RT sama Babinsa yang meninjau," terang Turiah, warga setempat.

Kemudian Tribunlampung.co.id mencoba mengonfirmasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandar Lampung Sutarno, Minggu (5/1/2020).

Akhirnya dua personel BPBD diturunkan untuk meninjau lokasi setengah jam kemudian.

"Itu namanya Tim Tim Reaksi Cepat (TRC). Didata nanti ketinggian dan lain sebagainya nanti kita buat laporan. Baru tindak lanjutkan. Nanti diestimasi berapa kalaupun mau dikembalikan seperti semula," kata Sutarno.

Sutarno juga mengucapkan terima kasih kepada Tribunlampung.co.id yang sudah menyampaikan aduan masyarakat.

"Terima kasih juga informasinya, Mas," pungkasnya.

Jebolnya tanggul pembatas sungai dan rumah warga terjadi pada saat hujan deras yang menerjang, Sabtu (28/122019).

Adriansyah, warga setempat, berharap agar pemerintah terkait segera memperbaiki tanggul tersebut.

"Harapannya disegerakan dibetulin. Ini sudah sering jebol. Kalau banjir seperti itu terkikis rawan," harapnya. (Tribunlampung.co.id/Ahmad Robi Ulzikri)

Penulis: ahmad robi ulzikri
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved