Tribun Bandar Lampung

Kemenkumham Akan Tindaklanjuti Oknum Sipir yang Diperiksa BNNP Lampung

Kemenkumham Kanwil Lampung akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan salah seorang oknum Sipir yang sempat diperiksa oleh BNNP Lampung.

Kemenkumham Akan Tindaklanjuti Oknum Sipir yang Diperiksa BNNP Lampung
tribunlampung.co.id/hanif mustafa
Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung Nofli. Kemenkumham Akan Tindaklanjuti Oknum Sipir yang Diperiksa BNNP Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Kanwil Lampung akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan salah seorang oknum Sipir yang sempat diperiksa oleh BNNP Lampung.

Pemeriksaan Sipir tersebut kaitannya dengan narapidana Jefri Susandi (49), bos angkot dari Pandeglang, yang telah menyelundupkan 41,6 kilogram sabu dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandar Lampung.

Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung Nofli mengatakan, pihaknya menunggu hasil penyelidikan terkait pengembangan yang dilakukan BNNP Lampung.

"Kalau sudah ada catatan dari BNNP akan kami dalami, kami akan melakukan pemeriksaan ulang, kami masih menunggu," katanya, Rabu 8 Januari 2020.

Nofli menyebutkan, jika ada unsur kesengajaan pihaknya akan memberikan hukuman seberat-beratnya.

Warga Ramai-ramai Jaring Ikan yang Bertaburan di Areal Sawah yang Terendam Banjir

BNNP Lampung Pastikan Tak Ada Pabrik Narkoba di Lampung, Kepala BNNP: Kalau Ada Kami Bom!

Brigjen Ery Nursatari Sesalkan Banyak Oknum Catut BNNP Lampung

Jadwal Kapal Eksekutif Januari 2020 serta Cara Beli Tiket di Pelabuhan Bakauheni Pakai e-Money

"Bisa saja hukuman tingkat berat bisa berupa turun pangkat penurunan gaji berkala, pasti nanti ada tindakan kalau memang hanya kelalaian itu diatur dalam PP 53 Displin Pegawai, kami tetap melakukan mekanisme yang berlaku," serunya.

Nofli pun menekankan pada anggotanya untuk tidak memberi ruang toleransi kepada pengguna narkoba yang bermain di dalam Rutan dan Lapas.

"Kalau ketahuan, komitmen saya pasti pecat," tandasnya.

Terpisah, Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Kombes Pol Hennry mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan keterlibatan oknum Sipir di Rutan Kelas I Bandar Lampung, terkait penyelundupan 41,6 kg sabu dari Aceh ke Lampung.

"Sudah kami periksa satu orang Sipir dan suda kami mintai keterangannya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved