Tukang Cukur Kaget dan Deg-degan Ditelepon Presiden Malam-malam, Akhirnya Datangi Balaikota
Kaget dan deg-degan ditelepon presiden Jokowi, Jumadi akhirnya mendatangi Balaikota Bogor.
Para pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mulai dari Kepala Dinas, Asisten, camat hingga Wali Kota mengikuti cukur massal.
Kegiatan cukur massal tersebut merupakan kegiatan aksi sosial peduli bencana alam.
Mengangkat tema cukur ganteng bayar seiklasnya diikuti oleh para kepala dinas, camat, lurah, kepala BUMD dan staf di lingkungan Pemkot Bogor.
Kegiatan cukur massal ini diadakan oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Korda Bogor Raya bekerjasama dengan puluhan b
arber shop dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Ketua panitia pelaksana cukur massal, Iwan Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian para jurnalis terhadap korban bencana alam.

"Di satu sisi kita harus profesional melakukan kegiatan reportase di lokasi bencana, tapi disisi lain kita memiliki hati dan keinginan untuk berbagi sehingga kita berinisiasi dengan menggandeng rekan-rekan dari baber shop, dan ACT," ujarnya.
Pemilik baber shop dan para kapster atau tukang cukur ini pun sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Pada kegiata ini Wali Kota Bogor Bima Arya pun ikut mencukur rambutnya.
Nantinya seluruh hasil donasi yang terkumpul akan diserakan untuk korban bencana alam di Bogor.(*)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Cerita Jumadi Mendadak di Telepon Jokowi Diminta ke Istana, Deg-degan saat Pegang Kepala Presiden,