Demo Guru Honorer di Lamteng

VIDEO Puluhan Guru Honorer di Lamteng 'Ngelurug' ke Kantor Dewan Perjuangkan Nasib

Puluhan guru honorer perwakilan dari 28 kecamatan di Lampung Tengah ngeluruk kantor dewan setempat, Selasa (14/1/2020).

"Suami saya buruh. Anak pada sekolah semua, ya dicukup-cukupkan," cerita perempuan berhijab yang bahkan sudsh datang sedari pagi pukul 08.00 WIB ini.

Dia hanya bisa berpasrah dan berharap ada pengangkatan PNS melalui K3.

"Katanya sih yang udah umur akan ada pengangkatan honor K3. Saya pasrah sama nasib," tambahnya.

Guru honor lainnya Siti Nurhasanah mengajar di MI Al Muhajirin Kecamatan Panjang.

Perempuan 40 tahun ini mengaku honor sejak tahun 1997.

"Kalau gaji honor dari sekolah Rp 500 ribu tiap bulan yang cair per tiga bulan," beber ibu tiga anak ini.

Siti bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemkot Bandar Lampung untuk menyejahterakan guru honor.

"Tadi kata Pak Wali Kota kalau pendapatan daerah semakin baik, tahun depan insentif dinaikkan jadi Rp 1,5 juta per 6 bulan atau Rp 3 juta setahun," ungkapnya.

Menurutnya menjadi guru honor memang pilihan untuk mengabdikan ilmu.

Karena menurutnya sayang jika ilmu sebagai guru tidak tersalurkan sesuai jalurnya.

Halaman
1234
Penulis: Gusti Amalia
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved