Tribun Bandar Lampung

Pertigaan Jalan Untung Surapati-Nusantara Akan Dilebarkan

Pada 2020, pemkot berencana membangun flyover melintasi perlintasan rel kereta di Jalan Sultan Agung.

Pertigaan Jalan Untung Surapati-Nusantara Akan Dilebarkan
Tribun Lampung/Eka Achmad S
Ilustrasi - Dinas Pekerjaan Umum Bandar Lampung akan melakukan pelebaran muka jalan di pertigaan Jalan Untung Surapati-Jalan Nusantara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Pekerjaan Umum Bandar Lampung akan melakukan pelebaran muka jalan di pertigaan Jalan Untung Surapati-Jalan Nusantara, Kecamatan Labuhan Ratu.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, jalan tersebut dilebarkan sekitar tiga meter di sisi kiri dan kanan.

Pelebaran dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas di titik tersebut.

"Jalan Untung Surapati itu akan kita lebarkan bagian mukanya tiga meter kiri dan tiga meter ke kanan. Biar akses keluar masuknya kendaraan lancar semua, aman, dan tenteram,” kata Herman, Rabu (15/1/2020).

Herman mengatakan, Jalan Nusantara dilebarkan karena menjadi jalur alternatif menuju Jalan Sultan Agung.

BREAKING NEWS Terios vs Avanza Adu Kambing di Flyover Antasari-Tirtayasa

BERITA FOTO - Penampakan Terkini Flyover Nomor 9 dan 10 di Bandar Lampung

Hakim ke Oknum PNS Rupbasan: Kamu kan PNS, Berikan Contoh yang Baik Dong!

Julian Akan Ungkap Jaringan Korupsi Pembangunan RSUD Pesawaran

Terlebih jika rencana pembangunan flyover Jalan Sultan Agung jadi terealisasi.

“Untuk di dalamnya jalan alternatif Jalan Nusantara mungkin 2021 akan kita lebarkan juga sampai menuju ke Jalan Sultan Agung dan begitu sebaliknya sampai tembus Jalan Untung Surapati," terangnya.

Pada 2020, pemkot berencana membangun flyover melintasi perlintasan rel kereta di Jalan Sultan Agung.

Herman menilai pembangunan flyover menjadi upaya yang harus ditempuh pemerintah dalam mengurai titik kemacetan yang sering terjadi di jalur dua ini.

Herman sempat meninjau pengerjaan flyover Komaruddin-Kapten Abdul Haq di Rajabasa.

Herman mengatakan, flyover itu diperkirakan selesai pada pertengahan Februari 2020.

“Ditarget awal Maret 2020 sudah bisa kita resmikan. Untuk tiang-tiang listrik sebelum diresmikan akan dicabut semua. Tiang listrik ini yang membuat kendala pengerjaan,” ungkap Herman. (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved