Belajar dari Media Sosial, Dokter Buka Praktik Suntik Stem Cell Ilegal di Jakarta

Bermodal belajar dari media sosial (medsos), dokter buka jasa suntik stem cell ilegal di Kemang, Jakarta Selatan.

Belajar dari Media Sosial, Dokter Buka Praktik Suntik Stem Cell Ilegal di Jakarta
KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVA
Konferensi pers jasa suntik stem cell ilegal di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1/2020). Belajar dari Media Sosial, Dokter Buka Praktik Suntik Stem Cell Ilegal di Jakarta. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bermodal belajar dari media sosial (medsos), dokter buka jasa suntik stem cell ilegal di Kemang, Jakarta Selatan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana mengatakan, ada tiga tersangka yang terlibat dalam menjalankan usaha tersebut.

Ketiganya berinisial YW (46), LJ (47), dan OH.

OH berperan menyuntikkan stem cell ke korbannya.

"Terkait itu, OH kan dokter umum, biasa menyuntik. Saya rasa dari belajar dari mana, kan banyak beredar di media sosial," ujar Nana Sujana di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/1/2020).

Idap Kanker Stadium 3, Cinta Penelope Kini Ikut Donor Stem Cell, Penjelasan Stem Cell dan Resikonya

3 Wanita Jadi Buta Setelah Terapi Stem Cell

Oknum Perwira TNI AD Jalin Hubungan Gelap dengan Istri Kontraktor, Disidang Kasus Perzinaan

Istri Siapkan Ponsel Khusus untuk Bunuh Suaminya Hakim PN Medan Jamaludin

Selain itu, menurut Nana, stem cell juga memang sudah beredar banyak di berbagai negara.

Sehingga, pemakaiannya mudah diketahui orang banyak.

Nana mengatakan, saat ini, polisi masih mendalami jasa suntik stem cell ilegal tersebut.

Pendalaman mulai dari jumlah kerugian hingga bagaimana bisa stem cell dikirim dari Jepang.

"Ini (stem cell) sudah beredar di berbegai negara."

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved