Tribun Tanggamus

2 Jam di Atas Menara BTS, Rencana Bunuh Diri AR Gagal Setelah Bujuk Rayu Rekannya

Warga berhasil mengagalkan rencana bunuh diri seorang pemuda berinisial AR, warga Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Tanggamus.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Warga
2 Jam di Atas Menara BTS, Rencana Bunuh Diri AR Gagal Setelah Bujuk Rayu Rekannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Warga berhasil mengagalkan rencana bunuh diri seorang pemuda berinisial AR, warga Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Tanggamus.

AR mencoba bunuh diri dengan loncat dari atas menara seluler atau base transciever stasion (BTS).

Pemuda berusia 25 tahun tersebut akhirnya berhasil dibujuk oleh temannya Sunaryo.

Bujukan berlangsung sekira dua jam sampai akhirnya AR bersedia turun dalam kondisi selamat.

Namun setelah sampai bawah dirinya langsung pingsan hingga harus digotong dan dibawa ke Puskesmas Gisting.

Polisi Sita Tali Tambang Merah, Kakek 70 Tahun di Tulangbawang Tewas Bunuh Diri

Kronologi Siswi SMP Bunuh Diri di Jakarta, Lompat dari Lantai 4 Gedung Sekolah

BREAKING NEWS Jalan Liwa-Krui Lumpuh Total Akibat Longsor

PNS Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Lampung Tengah, Anak Ungkap Pertemuan Terakhir

Kejadian ini mulanya diketahui oleh Langkir, warga yang rumahnya berseberangan dengan menara BTS.

Ketika itu, Langkir hendak buang air kecil pada Jumat (24/1/2020) sekira pukul 23.00 WIB malam.

Kebetulan, kamar mandi Langkir ada di luar rumah, sehingga mendengar jelas teriakan-teriakan dari AR.

Lantas Langkir mencari sumber suara yang ternyata berasal dari menara bagian atas.

Selanjutnya Langkir memberitahu tetangganya Edi.

Sebab suara itu terdengar hampir tengah malam dan tetangga lainnya sudah istirahat di rumah masing-masing.

"Saya ke warung makannya Edi, karena jam segitu yang ada orang hanya tempat Edi. Saya ke sana kasih tahu ada suara orang teriak-teriak di tower," ujar Langkir, Sabtu (25/1/2020).

Selanjutnya, kata Langkir, ia dan Edi memastikan lagi suara tersebut dengan mendatangi menara BTS.

Langkir dan Edi menyapa untuk memastikan apakah benar ada orang, sebab situasinya gelap, gerimis dan berkabut.

Tak disangka, kata Langkir, AR membalas sahutan tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved