Kecelakaan Maut di Jalinsum

Korban Tewas karena Lakalantas di Jalinsum Katibung Sudah Dijemput Keluarga

"Korban meninggal sudah dibawa oleh pihak keluarga pulang," kata Kanit Lakalantas Sat Lantas Polres Lampung Selatan, Ipda Ilham, Selasa (28/1/2020).

dokumen unit lakalantas sat lantas Polres Lampung Selatan
Korban Tewas karena Lakalantas di Jalinsum Katibung Sudah Dijemput Keluarga. 

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian para pengemudi, khususnya untuk sopir truk angkutan barang.

Seperti untuk berhenti sejenak mengecek kondisi rem sembari mendinginkan mesin kendaraan ketika hendak memasuki jalur turunan tajam.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Lampung Selatan, Deni Wirawan menambahkan, untuk kendaraan yang mogok, harus memasang tanda segitiga dengan jarak 3-4 meter untuk mengingatkan pengendara lainnya.

“Kalau ada kendaraan yang mengalami kendala di badan jalan, pengemudi harus memasang tanda untuk mengingatkan pengendara lainnya untuk hati-hati,” ujar Deni.

Jika kendala terjadi pada malam hari, kata dia, pengemudi harus memberi tanda lampu untuk mengingakan pengendara lainnya. Seperti menghidupkan lampu reting.

 “Lalu sedapat mungkin segera mengatasi kendala yang ada. Jika butuh waktu lama, sedapat mungkin meminta bantuan untuk bisa menepikan kendaraan agar tidak menghalangi kendaraan lainnya,” kata Deni.

Ruas jalinsum di Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, masuk dalam wilayah rawan kecelakaan lalu lintas.

Di awal tahun 2020 ini saja sudah terjadi dua kecelakaan maut di jalinsum Katibung, Lampung Selatan.

Lima nyawa melayang akibat kecelakaan maut tersebut. 

Dua kecelakaan maut ini terjadi hanya dalam waktu satu pekan. 

Pengguna jalan ruas jalinsum Katibung, Lampung Selatan, mengakui bahwa jalur ini merupakan 'jalur neraka'.

Halaman
1234
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved