Tahanan Kabur di Bandar Lampung
Takut Jadi Buronan, Tahanan yang Kabur dari Sel Mapolsek Serahkan Diri ke Polisi
Otak dari perencanaan aksi melarikan diri dari Tahanan Mapolsek Tanjungkarang Barat akhirnya diamankan polisi.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Sehingga, lanjut Yan Budi Jaya, petugas piket melakukan pemeriksaan rutin setiap pagi, seperti biasanya.
"Kalau tahu (Tahanan mau mendorong pintu sel) pasti petugas nggak akan buka. Memang rutinitas tiap pagi mengecek dan menghitung jumlah Tahanan," terang Yan Budi Jaya.
"Tahanannya ada 11, sisanya memang nggak berniat Kabur. Sementara tujuh Tahanan lainnya memang merencanakan Kabur dengan cara melawan petugas," imbuh Yan Budi Jaya.
Yan Budi Jaya juga memastikan, 7 Tahanan yang Kabur tidak membawa senjata apapun.
"Kalau petugas piket yang buka (pintu sel) memang 2 orang, satu buka, satu lagi jaga. Kalau totalnya ada 8 petugas, tapi nggak di situ (mapolsek) semua," tandas Yan Budi Jaya.
Kronologi Tahanan Kabur dari Sel Mapolsek
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menerangkan, 6 dari 7 Tahanan yang melakukan perlawanan terhadap petugas piket Polsek Tanjungkarang Barat Polresta Bandar Lampung berhasil diamankan oleh petugas polsek, Sabtu (1/2/2020).
Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pengamanan dibantu dengan masyarakat sekitar.
"Iya jadi pengamanan juga dibantu masyarakat sekitar dan 6 Tahanan berhasil diamankan," ujar Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu sore.
Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat Kepala SPK Polsek TKB Aiptu M Akip beserta anggota jaga sebanyak 2 orang melaksanakan pemeriksaan dan kontrol Tahanan.
Termasuk, mengecek jumlah Tahanan apakah dalam kondisi lengkap sebanyak 10 orang, dan membersihkan ruang Tahanan serta memberi makanan Tahanan.
Kemudian pada saat M Akip memberikan makanan melalui celah jeruji, kata Zahwani Pandra Arsyad, bersamaan dengan meminta Tahanan untuk mengeluarkan sampah dari dalam ruangan Tahanan.
Namun karena sampah terlalu banyak, sambung Zahwani Pandra Arsyad, M Akip pun membuka pintu sel.
Saat pintu sel akan ditutup kembali, lanjut Zahwani Pandra Arsyad, Tahanan inisial H mendobrak pintu sel dengan cara menendang.
Seketika, terus Zahwani Pandra Arsyad, Tahanan tersebut keluar sel diikuti oleh 3 orang rekannya inisial W, MM, dan IK.
"Para Tahanan ini langsung mengeroyok M Akip dan anggota jaga atas nama Bripka Bambang," jelas Zahwani Pandra Arsyad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kronologi-tahanan-kabur-dari-sel-mapolsek-gara-gara-sampah-7-tahanan-lari-2-ditembak.jpg)