Tribun Bandar Lampung

Wali Kota Herman HN Gratiskan Pasar Terminal Kemiling jika Ada yang Mau Berjualan

Menurut Herman upaya ini dilakukan tak lain agar pasar yang sudah dibangun dengan baik ini tidak mangkrak dan bisa termanfaatkan.

Wali Kota Herman HN Gratiskan Pasar Terminal Kemiling jika Ada yang Mau Berjualan
tribunlampung.co.id/sulis setia m
Ilustrasi Herman HN - Wali Kota Herman HN Gratiskan Pasar Terminal Kemiling jika Ada yang Mau Berjualan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung Herman HN bersedia menggratiskan penggunaan pasar Terminal Kemiling bagi pedagang atau siapapun yang ingin memanfaatkannya untuk kegiatan berdagang.

Menurut Herman HN upaya ini dilakukan tak lain agar pasar yang sudah dibangun dengan baik ini tidak mangkrak dan bisa termanfaatkan.

"Saya gratiskan siapa yang mau berjualan agar termanfaatkan pasarnya," kata Herman, Minggu (2/2/2020).

Herman mengaku sudah berupaya keras agar keberadaan pasar ini bisa dioptimalkan penggunaannya namun memang sampai saat ini belum ada pedagang yang mau menempati setelah lama kosong tak terpakai.

"Saya nggak tau lagi, sudah habis akal saya. Udah saya pindahin (pedagang) ke sana, saya bagusin bangunan pasarnya. Masih juga nggak dateng orangnya (pembelinya)," ungkap

Tahun Depan Pemkot Bandar Lampung Lebarkan Jembatan Pulau Pasaran hingga 4 Meter

Herman HN Sidak Pasar Terminal Kemiling

Warga Lampung Tengah Resah, Minta Polisi Tembak Pelaku Kejahatan Jalanan

Polisi Buru 1 Anggota Komplotan Jambret Ingusan Asal Pringsewu, Kasatserse: Sudah Ditetapkan DPO

Mengenai opsi untuk memihakketigakan pasar, Herman belum berpikiran untuk itu terlebih memang pasar ini sepi pembeli sehingga penjual juga ogah berdagang di tempat tersebut.

"Pihak ketiga apalagi, ya yang mau menyewa aja nggak ada. Kalau ada yang mau nyewa iya juga," tukasnya.

Sekretaris Kota Bandar Lampung Badri Tamam menambahkan, jika pasar tersebut masih ada sangkut pautnya dengan pihak ketiga karena masih ada hutang dengan perbankan.

"Ya itu kan masih ini (ada kaitan) pihak ke tiga. Karena itu masih ada utang dengan perbankan jadi sulit kita. Ya itulah dinas perdagangan yang sedang melakukan upaya (solusi) untuk itu," jelas Badri.

Badri menilai masyarakat sendiri memang lebih memilih berbelanja ke Pasar Tani daripada Pasar Terminal Kemiling sehingga kondisi pasar yang sepi membuat pedagang memilih pergi dari lokasi pasar.

"Kan Pak Wali Kota sudah mengatakan supaya dimanfaatkan. Cuman pedagangnya yang nggak mau karena pembeli lebih memilih ke Pasar Tani," tambahnya.

Mengenai opsi untuk memfungsikan pasar untuk keperluan lain yang juga bermanfaat, diakui Badri pemerintah belum mengkaji opsi tersebut.

"Karena masih menggantung kepemilikannya kita kan nggak bisa secara ini (mengambil keputusan). Karena masih ada kaitan sama bank tadi," ujarnya.

Namun menurut Badri pemkot akan melakukan kajian ulang untuk menyelesaikan permasalahan Pasar Kemiling ini.

"Kalau kita manfaatkan (untuk kepentingan lain) tapi pihak bank tidak memperbolehkan malah repot juga," tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved