Berita Lampung
KONI Lampung Gandeng Kampus untuk Jadi Venue PON 2032
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus mematangkan kesiapan guna mewujudkan ambisi menjadi tuan rumah PON 2032.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.idd, Bandar Lampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus mematangkan kesiapan guna mewujudkan ambisi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 bersama Provinsi Banten.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah lewat kolaborasi dengan dunia pendidikan, khususnya Kampus untuk menjadi lokasi (venue) pertandingan sejumlah cabang olahraga.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan, menggandeng perguruan tinggi adalah langkah taktis untuk memenuhi standar infrastruktur olahraga yang diminta pusat.
"Kolaborasi dengan kampus sangat strategis. Kami tidak hanya bicara soal pemanfaatan fasilitas fisik, tapi juga sinergi pembinaan atlet jangka panjang," ujar Taufik, Minggu (12/4/2026).
Taufik melanjutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kampus-kampus besar di Bandar Lampung yang diproyeksikan menjadi kantong utama venue pertandingan PON 2032.
Dari total 21 cabor dan 4 cabor privilege yang diusulkan, terdapat empat Cabang Olahraga. yang akan dipusatkan di lingkungan kampus.
"Sejauh ini ada empat perguruan tinggi yang secara resmi diplot untuk memfasilitasi cabang olahraga (cabor) unggulan," kata dia.
Empat kampus ialah UIN Raden Intan Lampung, diproyeksikan mnjadi lokasi untuk cabor unggulan (privilege) yaitu Hapkido, yang akan dipusatkan di GOR UIN Raden Intan.
Lemudian GSG Universitas Lampung (Unila), diproyeksokan menjadi lokasi pertarungan pendekar tanah air melalui cabor pencak silat.
Kemudian, Gedung Mahligai Agung Universitas Bandar Lampung (UBL) disiapkan sebagai venue pertandingan cabor anggar.
Terakhir, kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera), diproyeksikan menyumbangkan fasilitas lapangan terbuka untuk cabor baseball/softball berbagi lokasi dengan Lapangan Perak Way Halim.
"Kami juga telah melakukan audiensi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung terkait kesiapan ini, semoga ininmenjadi awal yang baik jelang kedatangan tim verifikasi dari KONI Pusat pada 14-17 April 2026 mendatang," jelasnya.
Ia mengatakan, sejumlah kampus tersebut telah menyatakan kesiapan penuh untuk membenahi dan mengoptimalkan sarana olahraga yang ada demi kesuksesan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menambahkan, tim Satgas saat ini tengah bergerak cepat melakukan survei lapangan.
Visitasi KONI Pusat nantinya tidak hanya memverifikasi kelayakan teknis lapangan, tapi juga aksesibilitas dan fasilitas pendukung lainnya.
| Di Tengah Ancaman El Nino, Petani Sidomulyo Fokus Hadapi Hama Sundep dan Tikus |
|
|---|
| Gubernur Mirza Waspada El Nino Godzilla Bisa Mengancam Produksi Pangan Lampung |
|
|---|
| Pekerja Curi Jambu Kristal, PT GGF Rugi Rp3,2 Juta di Lampung Tengah |
|
|---|
| Pemkab Pesawaran Evaluasi Kebijakan Transformasi Kerja ASN Setiap Dua Bulan |
|
|---|
| Pekerja PT GGF Curi Jambu Kristal dengan Memanfaatkan Akses Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pengurus-KONI-Lampung-audiensi-dengan-UIN-Radin-Inten.jpg)