Ketua DPR Robek Naskah Pidato Donald Trump di Hadapan Anggota Senat, Begini Balasan Sang Presiden
Perlu diketahui, hubungan antara Nancy Pelosi dan Donald Trump memang buruk.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Peristiwa mengejutkan terjadi pada pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump di hadapan para anggota Senat, Selasa (4/2/2020).
Setidaknya ada dua peristiwa yang menyita perhatian pada pidato kenegaraan Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraannya pada Selasa (4/2/2020) waktu setempat.
Dilansir dari CBSNews, Donald Trump menyampaikan mengenai kekuatan ekonomi AS.
Menurut Donald Trump, sejak kepemimpinannya, tingkat pengangguran di AS menurun.
• Dibombardir Rudal Iran, Donald Trump Sebut Markas Militer AS di Irak Hanya Alami Kerusakan Kecil
• Respons Serangan Iran, Donald Trump: Kami Punya Tentara Terkuat di Dunia
• Bisa Jadi Virus Penyebar Paham Radikal, Jokowi Tak Setuju Pulangkan Eks ISIS
• Karyawan Setia 11 Tahun Kerja Curi Uang Majikan Rp 4,25 Miliar, Uangnya Dibagi-bagi
Bukan Donald Trump namanya jika tidak mencerca dalam pidatonya.
Pada pidato kenegaraannya kali ini, Donald Trump mencerca kota-kota suaka dan medicare global.

Donald Trump juga memberikan kejutan emosional dengan memberikan Presidential Medal of Freedom untuk Rush Limbaugh.
"Tahun-tahun kemunduran ekonomi telah berakhir."
"Ekonomi merupakan hal terbaik yang pernah ada."
"Kita tidak akan pernah membiarkan sosialisme menghancurkan layanan kesehatan Amerika," kata Trump.
Trump menambahkan, ia mengecam imigrasi ilegal dan kota-kota suaka.
Tidak Berjabat Tangan dengan Nancy Pelosi
Sebelum menyampaikan pidato kenegaraannya, Donald Trump terlihat tidak berjabat tangan dengan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi.
"Saya memiliki hak istimewa dan kehormatan berbeda untuk mengenalkan Presiden Amerika Serikat," kata Nancy Pelosi di Gedung Kongres Capitol Hills, Washington DC.
"Dan hanya memperkenalkannya sebagai 'Presiden Amerika Serikat'," tegas Nancy Pelosi.