Tribun Tulangbawang

Kerap Mogok, Mobil Pikap Hasil Merampok Ditinggal di Kecamatan Menggala Tulangbawang

Karena Kerap Mogok, Mobil Pikap Hasil Merampok Ditinggal di Menggala Tulangbawang

Tayang:
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
DITEMUKAN WARGA - Mobil Daihatsu Grand Max putih nopol BE 9861 LI ditemukan warga di perkebunan sawit di Lingkungan Ider Tameng, Kelurahan Ujunggunung, Kecamatan Menggala, Tulangbawang pada . Berdasarkan laporan dan hasil penyelidikan polisi, mobil tersebut merupakan hasil curian 

Karena Kerap Mogok, Mobil Pikap Hasil Merampok Ditinggal di Menggala Tulangbawang  

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Misteri penemuan mobil bak terbuka tidak bertuan di perkebunan sawit di Lingkungan Ider Tameng, Kelurahan Ujunggunung, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, tepatnya sebelum gerbang Pintu Tol Menggala akhirnya terungkap

Mobil Daihatsu Grand Max putih nopol BE 9861 LI dengan ciri-ciri bertuliskan "Putri" di bagian kaca depan merupakan mobil hasil perampokan yang ditinggalkan kawanan pelaku.

Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi melalui Kapolsek Banjaragung Kompol Rahmin, Minggu (9/2), mengatakan, mobil yang ditemukan di areal perkebunan sawit warga tersebut merupakan hasil kejahatan. "Iya mobil itu hasil curian," kata Rahmin.

Menurutnya, mobil yang mengangkut beras itu ditemukan warga Jumat pagi pekan lalu.

Mobil tersebut dirampok saat melintas di Jalan Lintas Rawajitu PT BNIL, Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang, Kamis 6 Februari sekitar pukul 19.00 WIB.

Rahmin menduga, mobil bermuatan beras itu, sengaja ditinggalkan kawanan perampok karena kerap mengalami mogok.

Dipenjara karena Merampok, 2 Kotak Hasil Rampokan Dibuka Setelah Perampok Tiada, Isinya Bikin Kaget

Namun, saat ditemukan warga beras muatan 15 yang juga hasil curian telah raib.
Rahmin mengatakan, berdasarkan keterangan Suroso, pengendara mobil, temperatur mobil tersebut sering naik dan panas.

"Kalau temperaturnya panas nggak mau hidup. Itu berdasarkan keterangan korban," beber Rahmin.

Suroso mendapatkan bantuan saat mencari jalan keluar tol dan mendapati sebuah mobil Fuso menepi.

Ia kemudian meminjam handphone sopir untuk menghubungi Juanto melalui Facebook.

"Pelapor menumpang mobil Fuso dan keluar di pintu Tol Lambukibang. Ia berjalan kaki kerumah orangtuanya yang berjarak sekitar 3 km dari pintu tol. Pelapor atau saksi korban melaporkan kejadian ke Mapolsek Banjaragung," kata Kapolsek Kompol Rahmin.

Rahmin mengatakan, polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Akibat peristiwa itu korban kehilangan satu unit mobil bak terbuka beserta muatan beras 1,5 ton, dan satu unit handphone. 

Selamat dari Maut

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved