Lakalantas Maut di Tol Lampung

Antisipasi Lakalantas, PT Hutama Karya Imbau Pengemudi untuk Istirahat jika Mengantuk

Pihak PT. Hutama Karya Tol cabang ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, kembali mengingatkan para pengguna jalan tol untuk tidak memaksakan diri.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Unit Lakalantas Polres Lampung Selatan
Polisi menunjukkan lokasi kejadian lakalantas maut di Tol Lampung kilometer 33, Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (23/2/2020). Sopir truk colt disel diduga mengantuk hingga menabrak truk lain. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Pihak PT. Hutama Karya Tol cabang ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, kembali mengingatkan para pengguna jalan tol untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika dalam kondisi mengantuk.

Imbauan tersebut merujuk pada kejadian lakalantas maut yang melibatkan 2 truk colt disel terjadi tepatnya di Tol Lampung kilometer 33, Kalianda, Lampung Selatan, sekira pukul 03.30 WIB, Minggu (23/2/2020).

Kepala cabang PT HK Tol ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, Hanung Hanindito menyarankan, agar para pengendara beristirahat sejenak, guna memulihkan kondisi fisik dan konsetrasi, di rest area sementara yang ada di sepanjang jalan tol.

“Kami mengingatkan kepada para pengemudi untuk tidak memaksakan diri, jika kondisinya mengantuk atau letih,” kata Hanung Hanindito kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (23/2/2020).

Menurut Hanung, dari data kecelakaan yang terjadi di Tol Lampung ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, sebagian besar terjadi pada malam hari dan dini hari.

“Dari data, kecelakaan yang terjadi sebagian pada malam dan dini hari, dan sebagian di antaranya karena faktor pengemudi yang mengantuk,” kata Hanung.

 BREAKING NEWS Lakalantas Maut di Tol Lampung Libatkan 2 Truk, 2 Orang Tewas di Tempat

 Kronologi Lakalantas Maut di Tol Lampung, Sopir Truk Diduga Mengantuk hingga Tabrak Truk Lain

VIDEO Detik-detik Lakalantas Maut di Tol Lampung Sebabkan 2 Orang Tewas

 Sopir Truk Colt Disel yang Tewas saat Lakalantas Maut di Tol Lampung Ternyata Warga Lamteng

Guardrail Rusak

Sebelumnya, akibat lakalantas maut yang terjadi pada Minggu (23/2/2020) dini hari di Tol Lampung kilometer 33, Lampung Selatan, guardrail (pembatas jalan tol) di lokasi kejadian rusak sepanjang 100 meter.

“Benar, akibat lakalantas Minggu dini hari, guardrail di lokasi kejadian rusak akibat tertabrak kendaraan truk colt disel yang mengalami kecelakaan,” kata Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, Hanung Hanindito kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (23/2/2020).

Hanung Hanindito memastikan, guardrail yang rusak tersebut, akan segera diperbaiki.

“Segera akan kami perbaiki, karena guardrail ini penting untuk pembatas jalan dan pengaman kendaraan yang mengalami loss control,” jelas Hanung.

Retak Tulang Dada Kanan

Sebelumnya, salah seorang korban meninggal dunia dalam lakalantas maut di Tol Lampung, mengalami retak tulang dada kanan dan patah kaki kiri.

Kejadian lakalantas maut yang melibatkan 2 truk colt disel terjadi tepatnya di Tol Lampung kilometer 33, Kalianda, Lampung Selatan, sekira pukul 03.30 WIB, Minggu (23/2/2020).

Kanit Lakalantas Satlantas Polres Lampung Selatan, IPTU Ilham Efendi mengatakan, korban meninggal lainnya atas nama Muan (43), warga Desa Jimbe Kademangan, Blitar, Jawa Timur.

Meski sempat mendapatkan perawatan di RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan, kata Ilham Efendi, nyawa korban tak terselamatkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved