Tribun Tulangbawang
Banjir Rendam Lingkungan Bugis Tulangbawang, Ketinggian Air hingga 60 Cm
Aliran sungai Way Tulangbawang mulai meluap menggenangi pemukiman warga di Lingkungan Bugis, Tulangbawang.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
Dilokasi banjir, beberapa ibu-ibu terlihat memanfaatkan genangan air yang merendam rumah mereka untuk mencuci baju dan perabotan lainnya.
Sebagian rumah warga disana merupakan rumah panggung yang memiliki ketinggian sekitar 5 sampai 10 meter.
BPBD Petakan 2 Kecamatan di Metro Rawan Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Metro mengimbau warga dua kecamatan untuk meningkatkan kewaspadaan terkait curah hujan tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Metro Pansuri mengatakan, tingginya curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini berdampak dengan meningkatnya debit air.
Karenanya, warga agar waspada terdampak luapan.
"Ada dua kecamatan yang kita petakan rawan banjir. Kecamatan Metro Timur di Yosorejo, Tejoagung dan Iringmulyo. Kemudian Kecamatan Metro Pusat di Hadimulyo Barat. Kita imbau masyarakat dan semua pihak waspada akan potensi banjir," tukasnya, Jumat (7/2).
Ia menjelaskan, dengan curah hujan yang masih tinggi, masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif.
Terutama membersihkan selokan atau drainase yang tersumbat sampah.
Agar aliran air lancar dan tidak tersumbat.
Manurutnya, kesadaran masyarakat untuk bergotong royong dan menjaga kebersihan akan sangat membantu jika terjadi banjir.
Karena akan lebih mudah untuk diatasi, bahkan meminimalisir dan mencegah.
Utamanya membersihkan selokan yang tersumbat sampah.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan ke BPBD jika ada pohon yang tumbang. Kita siaga untuk melakukan penebangan pohon. BPBD sudah punya relawan tanggap bencana di setiap kelurahan. Intinya kita siaga 24 jam dalam penanggulangan bencana," pungkasnya.(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir-di-lingkungan-bugis.jpg)