Tribun Tulangbawang

Banjir Rendam Lingkungan Bugis Tulangbawang, Ketinggian Air hingga 60 Cm

Aliran sungai Way Tulangbawang mulai meluap menggenangi pemukiman warga di Lingkungan Bugis, Tulangbawang.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Endra
Rumah panggung di Lingkungan Bugis terendam banjir. Banjir Rendam Lingkungan Bugis Tulangbawang, Ketinggian Air hingga 60 Cm 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Aliran sungai Way Tulangbawang mulai meluap menggenangi pemukiman warga di Lingkungan Bugis, Kelurahan Menggala Kota, Kabupaten Tulangbawang.

Selain karena intensitas curah hujan yang meningkat karena perubahan musim, luapan air ini juga dipengaruhi meningkatnya debit air DAM Way Rarem, Lampung Utara, yang masuk ke aliran sungai Way Tulangbawang.

Adapun pemukiman warga di lingkungan Bugis merupakan wilayah langganan banjir yang ketap terjadi setiap tahunnya.

Ini karena wilayah tersebut berada di bantaran sungai way Tulangbawang.

Jika debit air way Tulangbawang meningkat, banjir tak dapat dihindari.

Sejumlah Ruas Jalan dan Rumah Warga Sempat Tergenang Banjir Akibat Diguyur Hujan Deras Semalam

BPBD Petakan 2 Kecamatan di Metro Rawan Banjir

BREAKING NEWS Polres Lampung Utara Amankan 5 Orang dan 3 Fuso Pengangkut Batu Bara Ilegal

Selain Rp 1,3 Miliar, Agung dan Ami Juga Didakwa Terima Gratifikasi Rp 100 Miliar, Uang Apa?

Pantauan Tribunlampung.co.id, Senin (24/02/2020) siang, deretan rumah panggung yang berada di lingkungan Bugis mulai tergenang air berwarna kuning kecoklatan.

Debit air yang meluap sekitar 20 cm hingga 60 cm.

Beberapa warga menyebut, luapan air mulai masuk ke pemukiman warga sudah sejak empat hari belakangan.

"Sudah ada empat hari inilah (banjir). Waktu hujan deras kemarin air sungai mulai meluap," ungkap Sedek, salah satu warga yang ditemui dilokasi banjir, Senin siang.

Menyoal banjir yang merendam rumah mereka, Sedek mengaku sudah tak kaget.

Ini lantaran kawasan pemukiman mereka memang salah satu daerah langganan banjir ketika masuk musim penghujan setiap tahunnya.

"Luapan air ini juga kiriman dari hulu sungai. Mungkin debit air Way Rarem yang ada di hulu mulai tinggi," papar Sedek diamini Kemis, warga lainnya.

Sejauh ini, baik Sedek, Kemis, maupun warga lainnya memilih tetap bertahan meskipun kondisi rumah mereka sudah tergenang luapan air sebetis orang dewasa.

Selain karena belum ada tempat mengungsi, mereka memilih tetap bertahan lantaran khawatir perabotan rumah mereka dicuri tangan jahil.

"Sementara disini (bertahan) dulu, siapa tahu air surut. Khawatir juga rumah dibongkar orang kalau ditinggal. Kita liat situasi dulu," ungkap Sedek.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved