Pengusaha Tewas Dibunuh, Istri Sempat Ditelepon: Seperti dalam Tekanan

"Terkait luka-luka saya tidak bisa jelaskan apa, di mana. Yang jelas ada kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Tayang:
Editor: taryono
tribun pekanbaru
Pengusaha Tewas Dibunuh, Istri Sempat Ditelepon: Seperti dalam Tekanan 

Saya tidak bisa menjelaskan lebih banyak karena takut mengganggu proses penyelidikan yang dilakukan Polres Kampar dan Polda Riau," kata Supriyanto.

Dia menambahkan, perkiraan kematian korban, antara 2 sampai 5 hari sebelum jasadnya ditemukan.

 

Kronologis Penemuan Mayat

Menurut Elsa, dia terakhir kali berkomunikasi dengan suaminya pada Kamis (20/2/2020).

Sepengetahuannya, suaminya meninggalkan rumah di Jalan Uka, Garuda Sakti, Kota Pekanbaru, sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun dia tidak mengetahui pasti, ke mana perginya sang suami.

Syamsul Bahri sehari-hari bekerja sebagai pengusaha.

Dia memiliki gudang distributor tepung.

Gudang tersebut berada bersebelahan dengan rumahnya.

"Saya bingung, ini sudah masuk hari kelima suami saya hilang.

Saat mobilnya ditemukan hangus terbakar itu, keluarga juga sudah mencari berkilo-kilo dari lokasi penemuan mobil, tapi dia tidak ditemukan," ucap Elsa sambil sesenggukan, menahan tangis, saat berbincang dengan Tribun, Senin (24/2/2020) siang.

Elsa pun menceritakan bagaimana kronologis hilangnya Syamsul Bahri, hingga ditemukannya mobil Panther milik suaminya.

Dia mengaku curiga dan seperti ada hal ganjil, terkait hilangnya orang yang dicintainya itu.

Pada Kamis pagi, saat suaminya meninggalkan rumah, Elsa baru berkomunikasi pada sore harinya.

"Suami saya itu ternyata nelpon karyawan di gudang. Suami saya bilang nanti ada yang jemput mobil untuk angkat tepung. Tolong kasih kunci sama STNK," tuturnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved