Kasus Suap Caleg, Sekjen PDIP dan Satpamnya Diperiksa KPK 2,5 Jam

Dia juga tidak mau menjawab saat ditanya wartawan soal keberadaan tersangka Harun Masiku saat ini.

Dok
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat berkunjung ke Bandar Lampung beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Nurhasan, petugas satuan pengamanan (satpam) di kantor Hasto, turut diperiksa penyidik.

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, Hasto dan Nurhasan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengajuan caleg PDIP Harun Masiku sebagai anggota DPR 2019-2024 melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

Keduanya diperiksa untuk tersangka komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Saeful Eks Anak Buah Hasto Sebut Bosnya Tidak Terlibat Suap, Seluruh Uang Suap dari Harun Masiku

ICW Pertanyakan Kesaksian Uang Suap dari Hasto Kristiyanto Masih Berlaku Apa Sudah Dicabut BAP?

Driver Ojol Ditangkap Polisi, Pelihara Tuyul hingga Punya 41 Akun Gojek dan 8.850 Nomor HP

Jenazah Pasien Dibungkus Plastik lalu Dikubur, Pihak RSUD Semarang Bantah Virus Corona

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka WSE (Wahyu Setiawan)," kata Ali kepada wartawan.

Hanya sekitar 2,5 jam Hasto menjalani pemeriksaan penyidik komisi antirasuah.

Hasto mengaku ada 14 hal yang disampaikannya saat diperiksa penyidik KPK.

Namun, dia menolak menginformasikan materi pemeriksaannya itu.

Dia juga tidak mau menjawab saat ditanya wartawan soal keberadaan tersangka Harun Masiku saat ini.

Ia mempersilakan wartawan menanyakan hal itu ke pihak KPK.

Halaman
123
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved