Virus Corona

Istana Negara Disteril, Menteri dan Tamu Presiden Wajib Diperiksa Suhu Tubuh

Pasca pengumuman resmi dari Presiden Joko Widodo terkait dua warga Depok, Jawa Barat diduga terjangkit virus corona, Istana Negara disterilisasi.

Istimewa
Ilustrasi - Presiden Jokowi berfoto bersama jajaran menteri di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019). Pasca pengumuman resmi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dua warga Depok, Jawa Barat diduga terjangkit virus corona, Istana Negara disterilisasi. 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada masyarakat luas agar tidak panik saat mengetahui virus corona sudah masuk ke Indonesia.

Wakil Ketua Umum MUI KH. Muhyiddin Junaidi mengatakan virus corona ini merupakan masalah biasa.

"Jangan kita seakan-seakan kehilangan pegangan besok seakan-akan kiamat. Frustrasi kan," kata Muhyiddin.

Muhyiddin menyebut yang menjadi tak biasa dari virus corona adalah penyerangan virus tersebut jika menyerang paru-paru.

"Itu biasanya manusia tidak memiliki kesempatann yang lama untuk bertahan hidup. Tapi kalau stadium awal masih bisa diobati," ujarnya.

Muhyiddin menyinggung soal maraknya pembelian besar-besar stok barang pokok dan masker di beberapa sentra perdagangan.

Dia mempertanyakan hal tersebut karena menurutnya itu juga wujud dari kepanikan.

"Sebaiknya kita meningkatkan daya tubuh dan imunitas kita. Cuci tangan dengan sabun. Berperilaku yang sehat dan higenis. Jadi itu semua sesuai aturan main dalam agama dan juga cocok dengan cara untuk menghindari corona," kata dia. (tribun network/yud/fik)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved