Disnakkeswan Gelar FGD, Cari Model Kemitraan Pembiakan Sapi Brahman Cross yang Menguntungkan
Disnakkeswan bersama IACCB dan BKPM menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Novotel Bandar Lampung, Sabtu (14/3/2020).
Penulis: ahmad robi ulzikri | Editor: Noval Andriansyah
“Terimakasih kepada Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Lampung bersama dengan IACCB yang telah menyelenggarakan pertemuan ini dengan harapan Paling tidak menjadi informasi dan bisa melihat faktor pendukung dan penghambat sehingga bisa menciptakan keputusan yang realistis apakah mereka mau memasukan modal ataupun kerja sama kedepannya,” pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Lampung Taufik Hidayat mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung mendukung Lampung sebagai lumbung ternak nasional .
“Kita pun telah mencangankan Lampung sebagai Lumbung ternak nasional, oleh karena itu dibentuk dinas yang kuat dan fokus kedepannya. Berhubungan letak wilayah yang strategis sebagai gerbang pualu Sumatera dan sumber alam khususnya pakan ternak yang melimpah sangat ideal untuk investasi pengembangan usaha agribisnis perternakan,” Jelasnya.
Untuk mensukseskan rencana tersebut, Pemprov Lampung juga telah mencanangkan pembangunan pelabuhan khusus hewan untuk mendukung perkembangan industri peternakan di Lampung.
“Sebagai informasi minggu lalu juga Bapak Gubernur telah mencangkan bersama jajaran Kementerian Perhubungan dan Pelindo untuk membangun pelabuhan ternak secara khusus. Ini tentunya menjadi dorongan untuk kita mengembangan peternakan di Lamapung ,” jelasnya.
Adapun yang bertindak sebagai fasilitator dalam pengarahan FGD tersebut juga diantaranya, Ir. Sugiono, M.P selaku Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, dan Saefudin selaku Kepala Divisi Umum Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir, Koperasi Usaha Mikro Kecil dan menengah.
Diskusi semakin menarik dengan materi sharing pengalaman "Model Kemitraan dan Analisis Kelayakan Breeding Sapi Brahman Cross Dengan Kelompok Tani" yang disampaikan oleh Ir.Lili mawarti M.Si selaku Kepala Dinas Peternakan Provinsi Lampung, Nanang Purus dari PT Indo Prima Beef, William Bulo dari PT Juang Jaya Abdi Alam, dan Heri Prasojo selaku Direktur PT Pasir Tengah.
Sementara untuk materi Sharing Pengalaman "Faktor Kendala Breeding di Smallholder dan Peranan Lembaga Keuangan Dalam Mendukung Breeding" disampiakan oleh Suhadi selaku Ketua Kelompok Produksi Ternak Maju Sejahtera, Nasaki selaku Perwakilan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, dan Soegeng Prapto selaku Kepala Cabang Asuransi Jasindo Provinsi Lampung.(Tribunlampung.co.id/Ahmad Robi)