Tribun Bandar Lampung

Catut Nama Kabid Humas Polda Lampung, Napi asal Tanggamus Tipu Pejabat dan Balon Bupati

Seorang narapidana ditangkap karena melakukan penipuan dengan mencatut nama Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Catut Nama Kabid Humas Polda Lampung, Napi asal Tanggamus Tipu Pejabat dan Balon Bupati
tribunlampung.co.id/hanif mustafa
Nama Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad dicatut seorang napi di Tanggamus untuk melakukan penipuan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang narapidana ditangkap karena melakukan penipuan dengan mencatut nama Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Dari informasi yang dihimpun Tribunlampung.co.id, narapidana tersebut berinisial RF (26), warga Pekon Bandar Agung, Kecamatan Limau, Tanggamus.

RF diamankan oleh anggota Polsek Kota Agung, Rabu (25/3/2020).

Aksi penipuan RF sudah berlangsung sejak awal 2020.

Catut Nama Anggota DPRD Mesuji, 2 Napi Gasak Rp 103 Juta Milik Bos ATM Mini

Jelang Dilantik, Nama Gubernur Lampung Terpilih Arinal Djunaidi Dicatut via Facebook dan WhatsApp

BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Lampung Bertambah Jadi 2 Orang, Kini Diisolasi di RSUDAM

Pemkot Bandar Lampung Terapkan WFH Imbas Corona, Tidak Berlaku untuk 11 OPD Ini

Ia menggunakan modus mengirim pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp dengan mengaku sebagai Kabid Humas Polda Lampung.

Pelaku memperdaya korbannya dengan meminta sejumlah uang yang selanjutnya dikirimkan melalui sebuah rekening.

Selain mencatut nama Kabid Humas Polda Lampung, RF juga memanfaatkan nama pejabat dan bakal calon bupati untuk memperdaya korbannya.

Aksi RF berakhir setelah ada laporan korban yang mengalami kerugian sebesar Rp 6 juta.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan namanya dicatut dalam aksi penipuan.

"Memang benar. Pelaku sudah diamankan," ujar Pandra, Kamis (26/3/2020).

Pandra menuturkan, saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Kota Agung.

"Saat ini ditangani di Polsek Kota Agung. Untuk jelasnya bisa langsung konfirmasi Kapolsek," terangnya.

Meski demikian, kata Pandra, kasus ini bisa untuk menjadi pembelajaran agar tidak langsung percaya jika mendapatkan pesan dari orang tak dikenal yang mengaku sebagai pejabat.

"Cek dahulu kebenarannya dengan melakukan konfirmasi. Jika mencurigakan, segera laporkan," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved